Pengamat Tinju Soroti Kelemahan Canelo Alvarez Jelang Duel Lawan Mbilli
Canelo Alvarez dan Christian Mbilli
Berita Tinju - Saul Canelo Alvarez menghadapi ujian besar saat bertemu Christian Mbilli dalam pertarungan kelas menengah super di Riyadh, Arab Saudi, pada 31 Oktober mendatang. Duel Canelo Alvarez vs Christian Mbilli menjadi kesempatan bagi petinju Meksiko itu untuk bangkit setelah kekalahan dari Terence Crawford.
Canelo terakhir kali naik ring pada September 2025 ketika menghadapi Crawford. Dalam pertarungan tersebut, Canelo kalah melalui keputusan mutlak dari lawannya yang tampil lebih cepat dan dinamis.
Kekalahan itu juga membuat Crawford menguasai empat sabuk utama kelas menengah super. Namun, setelah kemudian mengumumkan pensiun, seluruh gelar tersebut menjadi lowong dan membuka jalan bagi Mbilli untuk naik status dari juara interim menjadi juara dunia WBC penuh.
Mbilli sendiri belum bertanding sejak September 2025. Pada kesempatan terakhirnya, petinju asal Prancis itu bermain imbang dalam pertarungan 10 ronde melawan Lester Martinez di laga pendukung Canelo vs Crawford.
Pertarungan mendatang mempertemukan dua gaya yang sangat berbeda. Mbilli dikenal sebagai petinju agresif yang mengandalkan tekanan dan volume pukulan tinggi, sementara Canelo lebih sering bertarung dengan tempo terukur sambil menunggu kesempatan melancarkan serangan balik.
Perbedaan gaya tersebut menjadi perhatian mantan juara dunia Paulie Malignaggi. Ia menilai kemampuan teknis Canelo memang lebih baik, tetapi tempo pertarungan bisa menjadi masalah besar bagi petinju berusia 36 tahun tersebut.
“Saya rasa Canelo tidak akan mengalahkan Mbilli. Menurut saya Canelo lebih terampil, tetapi di usia 36 tahun, menghadapi tempo tinggi, sementara ketika berada di masa puncaknya pun dia tidak terlalu nyaman dengan pertarungan berintensitas cepat, itu bukan situasi yang ideal,” kata Malignaggi.
“Saya memahami jiwa kompetitif Canelo dan saya menghormatinya. Namun ini pertarungan yang sulit. Mbilli biasanya menutupi kekurangan tekniknya dengan memaksakan tempo yang sangat tinggi.”
Canelo Alvarez tetap memiliki pengalaman dan kemampuan untuk membalikkan prediksi. Namun, duel ini berpotensi menjadi ujian fisik yang berat karena Mbilli diperkirakan akan berusaha menekan sejak awal dan tidak memberi Canelo banyak waktu untuk mengatur ritme.
Jika Mbilli mampu mempertahankan gelar WBC, ia kemungkinan akan menghadapi pemenang duel Lester Martinez melawan Luka Plantic yang memperebutkan sabuk interim WBC.
Artikel Tag: WBC, saul canelo alvarez, Paulie Malignaggi, Kelas Menengah Super, Christian Mbilli