Regis Prograis Tutup Karier Setelah Duel Lawan Benn
Regis Prograis
Berita Tinju : Regis Prograis memastikan bahwa pertarungannya melawan Conor Benn menjadi yang terakhir dalam karier profesionalnya. Keputusan ini diambil setelah ia menelan kekalahan angka mutlak dalam duel 10 ronde di Tottenham Hotspur Stadium, London.
Dalam pertarungan tersebut, Prograis sebenarnya tampil cukup berani menghadapi tekanan Benn. Namun, seiring berjalannya waktu, ia kesulitan mengimbangi agresivitas lawannya hingga akhirnya harus menerima kekalahan dengan skor juri yang cukup lebar.
Usai laga, Prograis mengungkap fakta mengejutkan bahwa ia sudah merencanakan pensiun bahkan sebelum naik ring. Ia juga membenarkan rumor terkait kondisi cedera yang sempat beredar jelang pertarungan.
“Sejujurnya, sebelum laga ini saya sudah tahu akan pensiun. Ini adalah pertarungan terakhir saya, dan saya sudah menyadarinya sejak beberapa bulan lalu, hanya saja saya tidak memberi tahu siapa pun,” ungkapnya.
Petinju asal Louisiana itu juga mengakui bahwa dirinya diliputi rasa takut sebelum bertanding, terutama karena kondisi fisiknya yang tidak sepenuhnya fit.
“Saya tidak akan menutupinya, saya merasa takut saat menuju pertarungan ini. Rumor soal cedera itu memang benar. Saya tidak yakin apakah kondisi saya bisa bertahan. Tapi saya bilang ke anak saya, kalau kita takut terhadap sesuatu, kita harus tetap menghadapinya,” lanjutnya.
Bahkan, ia sempat mempertimbangkan untuk mundur dari pertarungan tersebut, baik beberapa minggu sebelumnya maupun di hari pertandingan.
“Sebulan sebelum laga, saya sempat ingin mundur. Bahkan di hari H pun saya sempat berpikir untuk tidak jadi bertarung. Tapi saya tetap maju, dan sekarang saya bersyukur telah melakukannya,” ujarnya.
Bagi Prograis, duel melawan Benn menjadi penutup yang ideal untuk karier panjangnya di dunia tinju. Bertanding di hadapan puluhan ribu penonton memberikan kesan mendalam yang sulit dilupakan.
“Ini sangat emosional bagi saya. Saya tahu ini akhir perjalanan saya. Bertarung melawan petinju seperti Benn di stadion besar dengan puluhan ribu penonton adalah momen luar biasa. Saya tidak bisa meminta penutup yang lebih baik, ini benar benar sempurna,” katanya.
Sepanjang kariernya, Regis Prograis dikenal sebagai salah satu petinju terbaik di kelas super lightweight. Ia berhasil meraih gelar juara dunia sebanyak dua kali dan menghadapi sejumlah nama besar seperti Josh Taylor, Jose Zepeda, Devin Haney, serta Joseph Diaz.
Keputusan pensiun ini menandai berakhirnya perjalanan seorang petinju yang dikenal dengan gaya bertarung agresif dan daya juang tinggi di atas ring.
Artikel Tag: Tyson Fury, Tinju Dunia, Kelas Super Ringan, conor benn, Regis Prograis