Papan Arena Hoki Es Olimpiade Diganti Lebih Terang Demi Visibilitas Pemain
Warna papan yang sebelumnya berwarna pirus gelap dinilai menyulitkan pemain melihat keping hoki berwarna hitam dalam beberapa situasi pertandingan di Olimpiade 2026. (Foto: AP)
Penyelenggara cabang hoki es di Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 memutuskan untuk mengganti warna papan pembatas lapangan di Santagiulia Arena menjadi lebih terang.
Ini dilakukan setelah pihaknya menerima masukan dari pemain dan federasi hoki internasional.
Juru bicara International Ice Hockey Federation (IIHF) mengatakan perubahan tersebut mulai diterapkan Selasa (17/2), bertepatan dengan dimulainya babak perempat final turnamen hoki es putra.
Keputusan itu diambil bersama International Olympic Committee dan panitia penyelenggara Olimpiade Milan-Cortina.
Awalnya, papan arena memang dijadwalkan untuk diganti di tengah turnamen karena faktor keausan.
Namun, warna papan yang sebelumnya berwarna pirus gelap dinilai menyulitkan pemain melihat keping hoki berwarna hitam dalam beberapa situasi pertandingan.
Santagiulia Arena merupakan arena baru yang dibangun khusus untuk Olimpiade 2026 dan akan menjadi lokasi pertandingan perebutan medali hoki es putra dan putri.
Beberapa pemain menyebut warna papan arena tersebut jauh lebih gelap dibandingkan arena profesional yang biasa mereka gunakan, termasuk di National Hockey League (NHL).
Isu visibilitas menjadi perhatian setelah muncul beberapa gol yang dianggap tidak biasa selama turnamen berlangsung.
Salah satunya terjadi dalam pertandingan fase grup antara Amerika Serikat dan Denmark ketika penjaga gawang AS, Jeremy Swayman, mengaku kehilangan pandangan terhadap keping yang meluncur ke arahnya.
Menurut Swayman, keping tersebut berada pada posisi yang sulit terlihat, tepat di antara tribun penonton dan batas papan arena.
Meski demikian, ia tidak menjadikan hal itu sebagai alasan atas gol yang terjadi dan bahkan bercanda dengan mengatakan dirinya buta warna.
“Itu adalah tantangan yang harus kami hadapi. Kami bermain di arena yang berbeda hampir setiap malam,” ujar Swayman.
Rekan setimnya, penyerang Jack Eichel, juga mengakui bahwa kondisi arena baru membutuhkan penyesuaian dari para pemain.
Ia mengatakan beberapa kali kehilangan pandangan terhadap keping karena pencahayaan dan latar belakang arena yang berbeda dari biasanya.
Federasi hoki internasional menyatakan bahwa penggantian papan arena merupakan prosedur umum dalam turnamen panjang seperti Olimpiade.
Namun, masukan dari pemain dan liga profesional mempercepat keputusan untuk menggunakan warna hijau yang lebih terang demi meningkatkan kontras visual antara papan dan keping.
Staf arena mulai melepas papan lama segera setelah pertandingan semifinal hoki es putri pada Senin (16/2) malam.
Papan baru ditargetkan siap digunakan sebelum pertandingan babak gugur hoki es putra dimulai.
Penyelenggara berharap perubahan tersebut dapat meningkatkan kenyamanan bermain sekaligus menjaga kualitas pertandingan pada fase penentuan medali Olimpiade.
Artikel Tag: olimpiade, Olimpiade Musim Dingin