Kanal

Philipp Raimund Rebut Emas Lompat Ski Normal Hill di Olimpiade 2026

Penulis: Hanif Rusli
10 Feb 2026, 20:10 WIB

Philipp Raimund memastikan kemenangan lewat lompatan final luar biasa yang memastikan total nilai tertinggi dalam kompetisi. (Foto: AP)

Atlet lompat ski Jerman Philipp Raimund mencatatkan momen terbesar dalam kariernya dengan meraih medali emas nomor normal hill putra pada Olimpiade Musim Dingin Milan–Cortina 2026, Senin (9/2).

Kemenangan tersebut diraih lewat lompatan final luar biasa yang memastikan total nilai tertinggi dalam kompetisi.

Raimund tampil solid sejak awal lomba, namun penentuan terjadi pada lompatan terakhir.

Setelah mencatat 135,6 poin pada lompatan pertama, atlet yang menjalani debut Olimpiade itu menghasilkan 138,5 poin pada lompatan kedua, skor tertinggi hari itu.

Ia menutup kompetisi dengan total 274,1 poin.

Atlet Polandia Kacper Tomasiak meraih medali perak dengan 270,7 poin, sementara Ren Nikaido dari Jepang dan Gregor Deschwanden dari Swiss berbagi medali perunggu setelah sama-sama mengumpulkan 266 poin.

Philipp Raimund mengaku berusaha mengendalikan tenaga saat melakukan lompatan penentuan.

Ia menyadari kekuatan kakinya sering membuat gerakan kurang stabil, sehingga memilih pendekatan yang lebih tenang saat meluncur.

“Saya hanya berdiri dan membiarkan tubuh saya melayang,” katanya setelah memastikan kemenangan.

Sebelum Olimpiade, Raimund bukan favorit utama.

Ia datang ke Milan–Cortina dengan peringkat keenam dunia dan belum pernah meraih kemenangan individu di ajang Piala Dunia.

Prestasi terbaiknya sebelumnya adalah posisi keempat pada nomor beregu di kejuaraan dunia.

Kompetisi berlangsung ketat dengan kehadiran sejumlah nama besar lompat ski dunia, termasuk juara bertahan Ryoyu Kobayashi, juara dunia Marius Lindvik, peraih dua emas Olimpiade Andreas Wellinger, serta legenda Polandia Kamil Stoch.

Deschwanden, yang tampil di Olimpiade keempatnya, akhirnya meraih medali Olimpiade pertama setelah beberapa kali gagal naik podium di ajang besar. Ia mengaku tidak menyangka bisa meraih hasil tersebut setelah musim yang sulit.

Sementara itu, Domen Prevc dari Slovenia — juara dunia large hill dan pemuncak klasemen Piala Dunia musim ini — harus puas finis di posisi keenam. Ia masih berpeluang meraih medali bersama tim Slovenia di nomor beregu campuran.

Bagi Philipp Raimund, kemenangan ini menjadi pencapaian yang mengubah kariernya. Dari atlet yang belum pernah memenangkan lomba individu tingkat dunia, ia kini menyandang status juara Olimpiade.

Artikel Tag: Olimpiade Musim Dingin, Milano Cortina 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru