Lindsey Vonn Jalani Operasi Keempat Setelah Kecelakaan di Milan-Cortina
Lindsey Vonn mengonfirmasi melalui media sosial bahwa ia baru saja menyelesaikan operasi tambahan yang berlangsung lebih dari enam jam. (Foto: AP)
Legenda ski alpen Amerika Serikat, Lindsey Vonn, masih harus menjalani perawatan intensif setelah kembali menjalani operasi pada kaki kirinya yang mengalami patah tulang parah akibat kecelakaan di Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026.
Lindsey Vonn, 41 tahun, mengonfirmasi melalui media sosial bahwa ia baru saja menyelesaikan operasi tambahan yang berlangsung lebih dari enam jam.
Operasi tersebut dilakukan untuk menangani patah tulang tibia kompleks di kaki kirinya, cedera yang diderita setelah terjatuh dalam nomor downhill.
“Operasinya berjalan lancar. Butuh sedikit lebih dari enam jam. Seperti yang bisa dilihat, dibutuhkan banyak pelat dan sekrup untuk menyatukannya kembali,” tulis Vonn di akun Instagram pribadinya.
Ia menambahkan bahwa tingkat trauma yang cukup berat membuat proses pemulihannya berjalan lebih lambat dari perkiraan. Hingga kini, ia belum diizinkan keluar dari rumah sakit.
“Dengan tingkat trauma yang ada, saya sedikit kesulitan pascaoperasi dan belum bisa dipulangkan. Hampir sampai. Selangkah demi selangkah,” lanjutnya.
Sebelumnya, Vonn sempat dirawat selama sepekan di Italia dan menjalani setidaknya empat operasi sebelum akhirnya diterbangkan kembali ke Amerika Serikat untuk prosedur lanjutan.
Tim medis Federasi Ski dan Snowboard AS terus mengoordinasikan proses pemulihannya sejak insiden tersebut.
Kecelakaan mengerikan itu terjadi di lintasan downhill Cortina d'Ampezzo.
Lindsey Vonn, yang tampil dengan kondisi ligamen anterior (ACL) kiri robek serta penggantian parsial titanium di lutut kanan, tersangkut gerbang hanya 13 detik setelah start.
Ia kemudian terlempar dan berputar di udara sebelum meluncur tak terkendali menuruni lereng Pegunungan Dolomites.
Karena kedua skinya tidak terlepas saat terjatuh, insiden tersebut juga memicu diskusi soal aspek keselamatan di sirkuit ski alpen.
Meski mengalami cedera serius, Vonn menegaskan tidak menyesali keputusannya untuk tetap tampil di usia 41 tahun demi memburu medali Olimpiade ketiganya.
“Saya tahu risikonya. Saya memilih mengambilnya. Setiap atlet di gerbang start mengambil risiko yang sama,” tulisnya dalam unggahan terpisah.
Di tengah masa pemulihan, Vonn juga menghadapi duka pribadi.
Sehari setelah kecelakaan, anjing kesayangannya, Leo, yang telah menemaninya selama 13 tahun, meninggal dunia akibat kanker paru-paru. Vonn mengaku sempat berpamitan dengan Leo dari ranjang rumah sakit.
Pihak federasi memastikan kondisi Vonn stabil meski proses pemulihan masih panjang.
“Dia tidak dalam kondisi kesakitan dan stabil. Momen seperti ini sering kali menunjukkan karakter seseorang lebih dari saat mereka menang,” ujar Presiden dan CEO Federasi Ski dan Snowboard AS, Sophie Goldschmidt.
Lindsey Vonn sendiri dikenal sebagai salah satu ikon ski alpen dunia dengan tiga medali Olimpiade sepanjang kariernya.
Kini, fokus utamanya adalah pemulihan total setelah rangkaian operasi besar yang harus dijalaninya akibat kecelakaan di Milano-Cortina.
Artikel Tag: Lindsey Vonn, Olimpiade Musim Dingin, Milano Cortina 2026