Kanal

Antoinette Rijpma-de Jong Rebut Emas 1.500m Putri di Milano-Cortina

Penulis: Hanif Rusli
21 Feb 2026, 22:36 WIB

Antoinette Rijpma-de Jong mencatat waktu 1 menit 54,09 detik, unggul tipis 0,06 detik atas wakil Norwegia, Ragne Wiklund. (Foto: AP)

Atlet Belanda, Antoinette Rijpma-de Jong, akhirnya meraih medali emas Olimpiade pertamanya setelah menjuarai nomor 1.500 meter putri cabang seluncur cepat pada Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026, Jumat (20/2).

Pada penampilan keempatnya di ajang Olimpiade Musim Dingin, skater berusia 30 tahun itu mencatat waktu 1 menit 54,09 detik.

Ia unggul tipis 0,06 detik atas wakil Norwegia, Ragne Wiklund, yang harus puas dengan medali perak.

Keberhasilan tersebut melengkapi koleksi medali Olimpiade Antoinette Rijpma-de Jong yang sebelumnya meraih tiga perunggu dan satu perak di PyeongChang 2018 dan Beijing 2022.

Total, ia kini mengoleksi satu emas, dua perak, dan tiga perunggu sepanjang karier Olimpiadenya.

“Rasanya luar biasa. Medali ini berarti segalanya bagi saya. Saya sudah punya perak dan perunggu, tetapi emas adalah yang selama ini hilang,” ujar Antoinette Rijpma-de Jong usai lomba.

Menariknya, nomor 1.500 meter bukanlah spesialisasi utamanya. Namun di Milano Speed Skating Stadium, ia tampil solid sejak awal hingga finis.

Dukungan ribuan suporter Belanda yang memadati tribun dengan atribut oranye turut membakar semangatnya.

Sorak sorai semakin menggema ketika papan skor menampilkan angka satu di samping namanya.

Wiklund sendiri menambah koleksi medali ketiganya di Milano-Cortina setelah sebelumnya meraih perak di nomor 3.000 meter dan perunggu di 5.000 meter.

“Saya sangat bangga dan puas. Datang dengan mimpi satu medali, pulang dengan tiga adalah sesuatu yang luar biasa,” katanya.

Medali perunggu nomor 1.500 meter menjadi milik atlet Kanada, Valerie Maltais, yang mencatat waktu 1:54,40 atau terpaut 0,31 detik dari Rijpma-de Jong.

Sementara itu, unggulan Jepang Miho Takagi, peraih perak di nomor ini pada Beijing 2022, harus puas finis di posisi keenam dengan waktu 1:54,865.

Hasil tersebut membuatnya gagal menambah koleksi medali Olimpiade menjadi 11 keping.

Dari kubu Amerika Serikat, Brittany Bowe finis di posisi keempat, hasil yang sama seperti yang diraihnya di nomor 1.000 meter dan team pursuit di Milano.

Bowe, yang menyatakan Olimpiade kali ini menjadi yang terakhir dalam kariernya, sebelumnya meraih dua perunggu pada edisi-edisi terdahulu.

Kemenangan Antoinette Rijpma-de Jong sekaligus memastikan dominasi Belanda di nomor-nomor sprint dan middle distance putri.

Sebelumnya, emas 500 meter diraih Femke Kok, sedangkan 1.000 meter dimenangi Jutta Leerdam, mempertegas tradisi kuat Negeri Kincir Angin dalam cabang seluncur cepat.

Artikel Tag: Olimpiade Musim Dingin, Milano Cortina 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru