Klasemen Medali Hari Ke-10 Olimpiade Musim Dingin 2026 Berubah Ketat
Norwegia masih mempertahankan posisi teratas klaseman medali Olimpiade Milan-Cortina 2026 dengan koleksi 12 emas, tujuh perak, dan sembilan perunggu. (Foto: Olympics)
Persaingan papan atas klasemen medali pada Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 semakin kompetitif setelah rangkaian pertandingan hari ke-10 pada Senin (16/2).
Norwegia masih mempertahankan posisi teratas dengan koleksi 12 emas, tujuh perak, dan sembilan perunggu, sehingga total meraih 28 medali.
Italia tetap berada di posisi kedua dengan delapan emas, empat perak, dan 11 perunggu (23 medali).
Amerika Serikat menempati peringkat ketiga dengan enam emas, delapan perak, dan lima perunggu, mengumpulkan total 19 medali.
Di bawahnya, Belanda menorehkan enam emas dan total 12 medali, sementara Austria melengkapi lima besar dengan lima emas dan total 15 medali.
Jepang, Jerman, Prancis, dan Swedia juga masih menjaga peluang memperbaiki posisi klasemen, mengingat selisih medali emas di kelompok menengah masih relatif tipis.
Setiap final pada fase kedua Olimpiade kini memiliki dampak besar terhadap urutan klasemen.
Hari ke-10 menghasilkan enam medali emas dari berbagai cabang olahraga musim dingin.
Salah satu sorotan datang dari nomor freestyle ski big air putri. Atlet Kanada Megan Oldham meraih medali emas dengan total nilai 180,75.
Atlet China Eileen Gu menambah koleksi medalinya dengan perak, sementara Italia meraih perunggu melalui Flora Tabanelli yang memukau publik tuan rumah dengan lompatan terakhirnya.
Di cabang short track speed skating nomor 1.000 meter putri, Belanda kembali menunjukkan kekuatan tradisionalnya.
Xandra Velzeboer mencatat waktu 1 menit 28,437 detik untuk meraih emas keduanya di Olimpiade ini setelah sebelumnya menjuarai nomor 500 meter.
Kanada memperoleh perak lewat Courtney Sarault, sedangkan Korea Selatan meraih perunggu melalui Kim Gil-li.
Nomor slalom putra ski alpine juga berlangsung dramatis.
Atlet Swiss Loic Meillard tampil konsisten dalam kondisi lintasan sulit untuk meraih emas dengan catatan waktu gabungan 1:53,61.
Austria mendapatkan perak melalui Fabio Gstrein, sementara Norwegia menambah medali perunggu berkat Henrik Kristoffersen setelah pemimpin putaran pertama Atle Lie McGrath gagal menyelesaikan lomba.
Dari cabang figure skating nomor pasangan, Jepang meraih emas melalui Riku Miura dan Ryuichi Kihara yang bangkit dari posisi kelima pada program pendek.
Georgia meraih perak, sedangkan Jerman mendapatkan perunggu.
Sementara itu, Amerika Serikat sukses di nomor monobob putri melalui Elana Meyers Taylor yang mencatat waktu gabungan 3:57,93 untuk meraih gelar juara.
Di cabang ski jumping, Austria memenangkan nomor super team putra, menambah perolehan emas mereka.
Kompetisi hoki es putri juga berlangsung dengan kemenangan Amerika Serikat atas Swedia 5-0, sementara Kanada mengalahkan Swiss 2-1.
Memasuki hari ke-11 Olimpiade Milan-Cortina 2026 pada 17 Februari, sejumlah pertandingan penting akan digelar.
Cabang hoki es putra memainkan beberapa pertandingan, termasuk Prancis melawan Jerman, Italia menghadapi Swiss, Denmark melawan Republik Ceko, serta Latvia melawan Swedia.
Final lain yang dinantikan meliputi estafet biathlon putra 4x7,5 km, final bobsled dua orang putra, freestyle ski big air putra, nordic combined Gundersen large hill putra, snowboard slopestyle putri, serta speed skating team pursuit putra dan putri.
Artikel Tag: olimpiade, Olimpiade Musim Dingin