Jackson Koivun Tampil Gemilang dalam Debut Presidents Cup
Jackson Koivun (kanan) berpose dengan trofi Presidents Cup dengan didampingi Presiden AS Donald Trump. (Foto: Golf Digest)
Jackson Koivun tampil gemilang dalam debutnya di Presidents Cup dengan mengalahkan Si Woo Kim 2 up pada nomor tunggal, Minggu (27/9), sekaligus membantu Amerika Serikat bangkit dan menang 17-13 atas tim Internasional.
Pegolf berusia 21 tahun itu mencatat rekor 2-0-1 dalam tiga pertandingan di Medinah Country Club.
Kemenangan atas Kim juga memastikan Amerika Serikat setidaknya menyamakan kedudukan sebelum tim tersebut memastikan kemenangan pada pertandingan-pertandingan berikutnya.
Kapten AS Brandt Snedeker menilai Koivun mampu menjawab kepercayaan yang diberikan kepadanya dalam situasi penting.
“Saya menempatkannya dalam posisi yang sangat penting hari ini. Itu pertandingan yang sangat besar. Jika kami ingin memiliki peluang, dia harus memenangi pertandingan tersebut. Dia tampil luar biasa,” kata Snedeker.
Jackson Koivun sebelumnya membawa Auburn meraih gelar NCAA pada Juni. Hampir dua bulan kemudian, pegolf asal California itu meraih kemenangan pada 3M Open dalam penampilan profesional ketiganya.
Dalam turnamen tersebut, Koivun mampu mengungguli sejumlah pemain papan atas, termasuk Scottie Scheffler.
Meski minim pengalaman, Snedeker tetap memilih Koivun untuk memperkuat tim AS.
Ia menjadi pegolf pertama sejak Jordan Spieth pada 2013 yang mengawali tahun tanpa kartu tur dan kemudian tampil di Presidents Cup.
Koivun mengawali ajang tersebut bersama Justin Thomas dengan kemenangan 4&3 atas Corey Conners dan Nico Echavarria pada four-ball, Kamis.
Setelah tidak dimainkan pada foursomes Jumat ketika tim Internasional menyapu bersih lima pertandingan, ia kembali berpasangan dengan Thomas pada Sabtu.
Pertandingan melawan Min Woo Lee dan Sungjae Im berakhir imbang.
Dalam laga tunggal melawan Kim, Jackson Koivun sempat tertinggal setelah kalah di dua dari empat hole pertama.
Ia memperkecil ketertinggalan melalui birdie dari jarak 18 kaki di hole kelima, tetapi Kim kembali unggul dua hole setelah birdie di hole kesembilan.
Koivun kemudian bangkit dan memenangi lima dari delapan hole terakhir. Ia menyamakan kedudukan melalui birdie dari jarak 12 kaki di hole ke-12, sebelum mengambil keunggulan dua hole pada hole ke-15.
Pada hole ke-18, Koivun menunjukkan ketenangan dengan melepaskan drive sejauh 310 yard ke fairway dan pukulan 8-iron dari jarak 159 yard hingga mendekati pin sejauh delapan kaki. Kemenangan tersebut menjadi salah satu momen penting dalam kebangkitan AS.
Koivun kemudian menjadi salah satu pemain pertama yang mengangkat trofi Presidents Cup dalam seremoni penutupan.
Ia mengatakan pengalaman tersebut memberinya keyakinan bahwa dirinya mampu bersaing di level tertinggi.
“Saya akan membawa banyak pelajaran dari pengalaman ini. Saya bisa berada di sini dan bersaing. Sangat menyenangkan bisa menyebut para pemain ini sebagai teman dan menjadi bagian dari tim yang memenangi Presidents Cup,” ujar Koivun.
Artikel Tag: Jordan Spieth, Presidents Cup