Kanal

Rory McIlroy Kehilangan Momentum di Putaran Ketiga U.S. Open

Penulis: Hanif Rusli
22 Jun 2026, 04:22 WIB

Rory McIlroy menutup putaran ketiga dengan skor 73 atau tiga pukulan di atas par. (Foto: Golf Digest)

Peluang Rory McIlroy untuk bersaing memperebutkan gelar U.S. Open 2026 semakin menipis setelah tampil buruk pada sembilan hole terakhir putaran ketiga di Shinnecock Hills, Sabtu (20/6) waktu setempat.

Juara Masters 2026 itu sebenarnya sempat menunjukkan performa menjanjikan pada awal ronde.

McIlroy mencetak tiga birdie beruntun di hole kelima hingga ketujuh, termasuk putt spektakuler dari jarak sekitar 66 kaki yang menghidupkan peluangnya untuk merangsek ke papan atas.

Rangkaian birdie tersebut menjadi yang pertama bagi Rory McIlroy di U.S. Open sejak putaran pertama saat ia menjuarai turnamen tersebut pada 2011.

Berkat permainan impresif di sembilan hole pertama, ia membukukan skor 33 dan sempat menembus 10 besar klasemen sementara.

Namun, momentum itu tidak bertahan lama. McIlroy justru mengalami kemerosotan drastis di back nine dengan mencatat lima bogey dan membukukan 40 pukulan pada sembilan hole terakhir.

Ia menutup putaran ketiga dengan skor 73 atau tiga pukulan di atas par.

Hasil tersebut membuat total skornya menjadi 3-over untuk turnamen dan tertinggal 10 pukulan dari pemimpin klasemen sementara, Wyndham Clark, yang tampil konsisten sepanjang tiga putaran.

Usai menyelesaikan pertandingan, McIlroy langsung meninggalkan area Shinnecock Hills tanpa memberikan komentar kepada media.

Pegolf asal Irlandia Utara itu menolak seluruh permintaan wawancara dan langsung menuju mobilnya melewati kerumunan penonton.

Sebelum memasuki akhir pekan, Rory McIlroy sebenarnya masih optimistis dapat kembali bersaing.

Setelah mencatat tiga bogey beruntun pada putaran kedua, ia menilai peluangnya tetap terbuka selama mampu mengurangi kesalahan dan memanfaatkan kesempatan mencetak birdie.

Harapan tersebut justru sirna pada putaran ketiga. Kesalahan demi kesalahan kembali menghampirinya, terutama saat memasuki sembilan hole terakhir yang sejak awal turnamen memang menjadi tantangan terbesar baginya.

Masalah pertama muncul di hole ke-10. Dari posisi ideal di fairway dengan jarak sekitar 49 yard menuju lubang, pukulan keduanya sempat mendarat di green sebelum bergulir jauh keluar area sasaran.

Kesalahan itu menjadi kegagalan keduanya secara beruntun dalam memanfaatkan peluang dari jarak kurang dari 100 yard di hole yang sama.

McIlroy kembali kehilangan pukulan di hole ke-12.

Berbeda dengan putaran kedua ketika ia mampu bangkit lewat dua birdie setelah rangkaian bogey, kali ini ia tidak mampu menemukan ritme permainan. Bogey kembali hadir di hole ke-14, ke-15, dan ke-18.

Dengan hanya menyisakan satu putaran, Rory McIlroy kini menghadapi tugas berat untuk mengejar ketertinggalan 10 pukulan dari Clark.

 Peluangnya merebut gelar U.S. Open kedua pun semakin kecil menjelang ronde penentuan.

Artikel Tag: Rory McIlroy, US Open, PGA tour

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru