Wyndham Clark Kuasai US Open 2026, Rival Sampai Belajar dari Siaran TV
Wyndham Clark
Berita Golf : Wyndham Clark semakin dekat untuk meraih gelar US Open keduanya setelah mempertahankan posisi puncak klasemen hingga akhir putaran ketiga di Shinnecock Hills Golf Club, New York.
Pegolf asal Amerika Serikat itu menutup ronde ketiga dengan skor 70 atau satu di bawah par. Hasil tersebut membuat Clark memimpin klasemen sementara dengan total tujuh di bawah par, unggul enam pukulan atas kelompok pesaing terdekat yang berada di angka satu di bawah par.
Keunggulan besar Wyndham Clark menjadi semakin berharga karena kondisi lapangan pada Sabtu jauh lebih menantang dibanding dua hari sebelumnya. Setelah 36 pemain mampu mencatat skor di bawah par dalam dua putaran pertama, hanya dua pemain yang berhasil melakukannya pada ronde ketiga.
Shinnecock Hills kembali menunjukkan reputasinya sebagai salah satu lapangan tersulit di dunia golf. Angin kencang, green yang semakin keras, serta area runoff di sekitar green membuat banyak pemain kesulitan mempertahankan skor.
Dalam kondisi seperti itu, para pegolf ternyata memiliki cara tersendiri untuk mempersiapkan diri. Salah satunya adalah dengan memantau siaran langsung pertandingan sebelum giliran bermain.
Keith Mitchell, yang menempati posisi enam besar setelah mencatat skor 70 pada putaran ketiga, mengaku tayangan televisi sangat membantu untuk memahami perilaku bola di lapangan.
"US Open adalah contoh sempurna mengapa pemain harus menonton siaran pertandingan. Anda bisa melihat posisi pin, bagaimana bola bereaksi saat mendarat di green, dan area mana yang aman untuk diserang," ujarnya.
Menurut Mitchell, informasi tersebut sangat penting karena green di Shinnecock Hills terlihat luas, tetapi sebenarnya memiliki banyak kemiringan yang membuat area ideal untuk mendaratkan bola menjadi sangat terbatas.
Hal serupa diungkapkan Emiliano Grillo. Pegolf Argentina itu menyaksikan berbagai kesulitan yang dialami pemain lain melalui layar televisi sebelum memulai putarannya. Ia melihat Dylan Wu membuat quadruple bogey pada hole pertama dan sejumlah pemain lain kesulitan menghadapi angin serta green yang sangat cepat.
Pengamatan tersebut terbukti membantu Grillo yang kemudian mencatat skor 67, menjadi putaran terbaik pada hari itu.
Sementara itu, perhatian kini tertuju pada duel penentuan di putaran final. Clark akan bermain bersama pegolf nomor satu dunia, Scottie Scheffler, yang memulai hari terakhir dengan selisih enam pukulan.
Meski memiliki keunggulan nyaman, Wyndham Clark tetap harus menghadapi tekanan besar di lapangan yang dikenal mampu mengubah jalannya turnamen hanya dalam beberapa hole. Jika mampu mempertahankan performanya, ia berpeluang menambah koleksi gelar mayor sekaligus menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia saat ini.
Artikel Tag: PGA tour, emiliano grillo, shinnecock hills, Wyndham Clark, US Open 2026