Jing Yan Pertahankan Keunggulan Jelang Putaran Final Meijer LPGA Classic
Jing Yan mengoleksi total 14-under 202 dan tetap unggul satu pukulan menjelang putaran final. (Foto: Golf Digest)
Pegolf Amerika Serikat, Jing Yan, mempertahankan posisi teratas klasemen Meijer LPGA Classic setelah membukukan skor 4-under 68 pada putaran ketiga yang berlangsung di Blythefield Country Club, Sabtu (20/6) waktu setempat.
Hasil tersebut membuat Yan mengoleksi total 14-under 202 dan tetap unggul satu pukulan menjelang putaran final.
Turnamen ini menjadi ajang terakhir di LPGA Tour sebelum berlangsungnya major KPMG Women's PGA Championship pekan depan di Hazeltine.
Jing Yan menutup penampilannya dengan birdie di hole ke-18 par-5 sekaligus menyelesaikan putaran keduanya secara beruntun tanpa mencatat satu pun bogey.
Pegolf berusia 30 tahun itu kini berpeluang meraih kemenangan pertamanya di LPGA Tour.
"Saya hanya berusaha menikmati semuanya. Saya tahu pasti akan sedikit gugup karena belum pernah benar-benar berada di posisi seperti ini sebelumnya. Saya pernah beberapa kali bermain pada kelompok terakhir dan tidak selalu bisa mengatasinya dengan baik, jadi sekarang saya mencoba mencari cara yang paling cocok untuk saya," ujar Jing Yan.
Persaingan menuju gelar juara masih terbuka. Pegolf Inggris, Lottie Woad, terus memberikan tekanan setelah juga membukukan skor 68.
Woad turut menutup putarannya dengan birdie di hole terakhir sehingga tetap menempel ketat dengan selisih satu pukulan dari Yan.
Woad mengaku akan langsung bermain agresif pada putaran penentuan demi merebut posisi terdepan.
"Saya ingin memulai dengan baik, berusaha kembali memimpin sejak awal dan terus memberikan tekanan. Itulah yang akan saya coba lakukan," kata Woad.
Sementara itu, Cassie Porter dari Australia berada di posisi ketiga dengan selisih dua pukulan dari pemuncak klasemen. Porter menyelesaikan putaran ketiga dengan skor 69 dan menilai kondisi lapangan berubah pada paruh akhir permainan.
"Di sembilan hole terakhir, permukaan green mulai menjadi lebih keras," ujar Porter.
Persaingan juga masih melibatkan sejumlah nama lain. In Gee Chun mencatat salah satu penampilan terbaik hari itu setelah membukukan skor 65, yang menjadi ronde terendah di antara para pesaing utama. Hasil tersebut mengangkatnya ke total 10-under.
Wei-Ling Hsu juga bertahan di angka 10-under setelah mencetak skor 68, sementara pemimpin putaran pertama, Yan Liu, membukukan skor 70 dan tetap berada di kelompok yang sama.
Dengan selisih skor yang masih tipis di papan atas, putaran final Meijer LPGA Classic diperkirakan berlangsung ketat.
Jing Yan kini hanya membutuhkan satu ronde lagi untuk mengamankan gelar LPGA Tour pertamanya sekaligus membawa modal berharga menjelang tampil di KPMG Women's PGA Championship pekan depan.
Artikel Tag: lpga tour, meijer lpga classic