Rory McIlroy Dukung Kepulangan Pegolf LIV Golf ke PGA Tour-DP World Tour
Rory McIlroy mengakui bahwa keputusan tersebut harus mempertimbangkan perasaan pegolf yang tetap setia kepada tur tradisional. (Foto: Golf Digest)
Pegolf Irlandia Utara Rory McIlroy menyatakan kesediaannya menyambut kembali pemain LIV Golf ke PGA Tour dan DP World Tour.
Dia menilai kehadiran para pegolf tersebut dapat meningkatkan nilai bisnis kedua tur, meskipun mengakui bahwa keputusan itu berpotensi menimbulkan perbedaan pendapat di antara para anggota.
“Saya pikir ketika satu pihak berkembang, semua pihak ikut mendapatkan manfaat. Kehadiran kembali beberapa pemain ini tentu menguntungkan bisnis kedua tur,” kata Rory McIlroy dalam Bloomberg New Economy Forum di New Delhi, Selasa (13/10).
McIlroy berada di ibu kota India tersebut untuk mengikuti DP World India Championship pekan ini, yang juga diikuti sejumlah pegolf LIV Golf.
Selama ini, dia dikenal sebagai salah satu pengkritik paling vokal terhadap liga yang didukung Arab Saudi tersebut.
Sikap Rory McIlroy melunak di tengah perubahan situasi LIV Golf setelah Dana Investasi Publik Arab Saudi (PIF) menghentikan dukungan finansialnya.
Sejumlah pegolf telah meninggalkan liga tersebut atau sedang menyelesaikan proses kepergian mereka, sementara CEO LIV Golf Scott O'Neil berupaya memperoleh dukungan untuk rencana LIV 2.0 di tengah proses kepailitan berdasarkan Bab 11.
McIlroy menilai O'Neil menghadapi tantangan berat, terutama karena semakin banyak pemain yang memilih tidak bergabung dengan LIV Golf 2.0.
Menurut dia, sekalipun format baru tersebut terwujud, LIV kemungkinan tidak akan lagi menjadi ancaman sebesar sebelumnya terhadap tatanan tradisional golf profesional.
“LIV mungkin memiliki separuh dari sebuah gagasan yang bagus, tetapi pelaksanaannya buruk. Mereka memiliki banyak modal, tetapi menurut saya sebagian besar modal itu terbuang sia-sia,” ujar McIlroy.
Dia menilai dana tersebut seharusnya digunakan secara lebih strategis, termasuk melalui kemitraan dengan badan-badan pengatur golf, daripada sekadar memperkaya pegolf profesional yang sebelumnya sudah memperoleh penghasilan besar.
Sejumlah pemain telah menentukan langkah berikutnya. Patrick Reed memutuskan tidak memperpanjang kontraknya dengan LIV Golf untuk 2026, sedangkan Brooks Koepka kembali ke PGA Tour melalui program bagi pemain yang ingin kembali.
Sejak LIV mengajukan perlindungan kebangkrutan, Jon Rahm, Sergio Garcia, dan David Puig juga telah meninggalkan liga tersebut.
Namun, masa depan beberapa bintang masih belum pasti.
Bryson DeChambeau dan Cameron Smith masih mempertimbangkan pilihan mereka, sementara Adrian Meronk dilaporkan tidak tertarik bergabung dengan LIV Golf 2.0.
Abraham Ancer juga dilaporkan berniat berkompetisi di DP World Tour pada 2027 setelah kontraknya dengan LIV berakhir.
McIlroy mengakui bahwa penolakannya terhadap LIV pada awalnya juga dipengaruhi waktu peluncuran liga tersebut pada 2022, yang bertepatan dengan dimulainya TGL, kompetisi golf dalam ruangan yang dia dirikan bersama Tiger Woods.
Keanggotaan PGA Tour menjadi syarat untuk tampil di TGL sehingga pemain yang bergabung dengan LIV tidak dapat berpartisipasi.
Meski kini lebih terbuka terhadap kepulangan para pemain, McIlroy mengakui bahwa keputusan tersebut harus mempertimbangkan perasaan pegolf yang tetap setia kepada tur tradisional.
Menurut dia, pimpinan PGA Tour dan DP World Tour perlu berkonsultasi dengan para anggota untuk mencari keseimbangan antara keadilan bagi pemain dan keuntungan bisnis bagi tur.
Artikel Tag: Rory McIlroy, PGA tour, LIV Golf