Lewis Hamilton Berpotensi Picu Efek Domino di Bursa Pebalap F1
Lewis Hamilton
Berita F1: Mantan kepala insinyur Red Bull dan Aston Martin, Dan Fallows, menilai dinamika pasar pebalap Formula 1 sangat bergantung pada keputusan Lewis Hamilton dalam waktu dekat. Menurutnya, masa depan Hamilton akan menjadi pemicu utama jika terjadi perombakan susunan pebalap untuk musim berikutnya.
Hamilton menjalani musim debut yang berat bersama Ferrari pada tahun lalu. Pebalap tujuh kali juara dunia itu gagal naik podium dalam 24 grand prix yang digelar sepanjang musim. Catatan tersebut menjadi yang terburuk dalam kariernya di Formula 1, sekaligus pertama kalinya Hamilton menuntaskan satu musim penuh tanpa finis tiga besar.
Situasi tersebut memunculkan spekulasi bahwa Hamilton bisa mempertimbangkan pensiun pada akhir musim 2026, terutama jika Ferrari belum mampu menyediakan mobil yang kompetitif. Fallows menilai Hamilton adalah tipe pebalap yang sangat bergantung pada performa mobil untuk menjaga motivasinya.
“Jika bicara soal pasar pebalap, bagi saya Lewis Hamilton adalah kuncinya,” ujar Fallows dalam podcast James Allen on F1. Ia menilai Hamilton masih memiliki kemampuan tinggi meski performanya sempat menurun. “Dia tetap sosok yang bisa meningkatkan performa saat dibutuhkan.”
Namun, Fallows mempertanyakan seberapa besar keinginan Hamilton untuk terus bertahan jika tidak berada di mobil yang mampu bersaing memperebutkan kemenangan. Menurutnya, karakter Hamilton berbeda dengan Fernando Alonso yang masih menikmati dunia balap secara luas di luar Formula 1.
“Saya tidak yakin Lewis akan bertahan hanya karena kecintaannya pada balapan semata. Dia ingin kompetitif dan berada di mobil yang mampu menang,” katanya. Meski begitu, Fallows menegaskan pernyataannya bukan bentuk keraguan terhadap komitmen Hamilton terhadap Formula 1.
Ferrari sendiri telah menyiapkan regenerasi pebalap melalui Oliver Bearman. Pebalap muda asal Inggris tersebut saat ini menimba pengalaman di Formula 1 bersama Haas dan disebut sebagai kandidat kuat penerus Hamilton di tim pabrikan Italia itu.
Fallows meyakini jika Lewis Hamilton memutuskan pensiun, keputusan tersebut akan diumumkan lebih awal. Langkah itu dinilai penting agar Ferrari memiliki cukup waktu menyiapkan pengganti. “Jika itu terjadi, efeknya akan sangat besar dan memicu banyak pergerakan pebalap lain,” ujarnya.
Artikel Tag: Lewis Hamilton, Ferrari, F1 2026