Kanal

Mengenal ‘Super Clipping’ di F1 dan Cara Kerjanya

Penulis: Juli Tampubolon
04 Mar 2026, 01:27 WIB

Mengenal ‘Super Clipping’ di F1 dan Cara Kerjanya - sumber: (racingnews365)

Berita F1 di musim 2026 menghadirkan frasa penting yang dikenal sebagai ‘super clipping’. Namun, apa sebenarnya super clipping itu dan bagaimana cara kerjanya? Dalam upaya memenuhi kebutuhan untuk terus memanen dan menangkap ulang energi listrik ke dalam baterai dengan unit tenaga baru, sejumlah tim mulai bereksperimen dengan berbagai metode selama pengujian pra-musim.

Cara paling sederhana untuk melakukannya adalah melalui teknik lift and coast, di mana pembalap mengangkat pedal gas lebih awal sebelum memasuki tikungan. Namun, metode yang lebih kompleks adalah ‘super clipping’. Metode ini melibatkan pemanenan energi di akhir lintasan lurus atau di tikungan cepat, seperti di Tikungan 12 di Bahrain, dengan mobil tetap berada pada kecepatan penuh.

Berdasarkan regulasi, pengisian ulang baterai akan sebagian besar diotomatisasi melalui ECU, meskipun dapat dipilih oleh pembalap. Jika pembalap memilih mode pengisian ulang standar, maka aerodinamika aktif dan sayap depan serta belakang yang dapat digerakkan akan menutup, mengembalikan mobil ke kondisi downforce tinggi.

Keuntungan besar dari super clipping adalah ketika diaktifkan, pembalap dapat tetap pada kecepatan penuh dan mempertahankan sayap depan dan belakang dalam mode lurus, sehingga menghasilkan lebih sedikit hambatan. Ini menjadi pilihan yang lebih menarik bagi tim, meskipun baterai hanya dapat diisi ulang hingga 250kw ketika super clipping aktif, dan bukan kapasitas penuh 350kw dari sistem baru tersebut.

Selama pengujian pra-musim di Bahrain, McLaren menguji super clipping hingga 350kw, dengan FIA akan menganalisis hasilnya.

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru