Bukan Wilder, Ini Petinju dengan Pukulan Terkeras Versi Derek Chisora
Derek Chisora
Berita Tinju : Petinju kelas berat Inggris, Derek Chisora, akan menghadapi salah satu pemukul paling berbahaya dalam sejarah divisi heavyweight, Deontay Wilder, akhir pekan ini. Laga tersebut disebut sebagai pertarungan perpisahan bagi Chisora setelah perjalanan panjangnya di dunia tinju profesional.
Menjelang duel tersebut, Chisora justru membuat pernyataan mengejutkan. Ia mengungkap bahwa pukulan terkeras yang pernah ia rasakan bukan berasal dari nama besar seperti Wilder, melainkan dari sosok yang relatif kurang dikenal.
Sepanjang kariernya yang telah berlangsung hampir dua dekade, Chisora telah menghadapi sejumlah petinju dengan reputasi pukulan keras. Ia pernah dihentikan oleh David Haye pada 2012 dalam laga panas di London.
Ia juga dua kali kalah dari Tyson Fury, termasuk dalam duel trilogi pada 2022. Selain itu, Chisora pernah mengalami kekalahan knockout dramatis dari Dillian Whyte pada 2018 meski sempat unggul dalam penilaian juri.
Namun, ketika ditanya mengenai pukulan paling keras yang pernah ia terima, Chisora justru menyebut nama Paul Butlin. Petinju tersebut pernah dua kali ia kalahkan pada 2008 dan 2009.
“Paul Butlin adalah yang paling keras memukul saya,” ujar Chisora dalam wawancara.
Pernyataan ini cukup mengejutkan, mengingat Butlin bukan dikenal sebagai petinju dengan rekor knockout impresif. Dalam karier profesionalnya, ia hanya mencatatkan tiga kemenangan KO dari total puluhan pertarungan.
Ada kemungkinan Chisora keliru menyebut nama, karena sebelumnya ia juga pernah memuji kekuatan pukulan Darren Morgan, lawan awal dalam kariernya yang dikenal memiliki rasio knockout tinggi.
Terlepas dari pernyataan tersebut, perhatian kini tertuju pada duel melawan Wilder. Petinju asal Amerika Serikat itu dikenal memiliki kekuatan pukulan luar biasa dan menjadi salah satu finisher paling mematikan di kelas berat.
Wilder tentu berambisi membuktikan reputasinya dengan mencatat kemenangan KO atas Chisora. Jika berhasil, ia bisa menjadi petinju non Inggris pertama yang menghentikan langkah “Del Boy” di atas ring.
Pertarungan ini diprediksi berlangsung sengit, sekaligus menjadi momen penutup yang emosional bagi perjalanan panjang Derek Chisora di dunia tinju profesional.
Artikel Tag: Tinju Dunia, Deontay Wilder, Derek Chisora, Heavyweight