Turki Alalshikh Ungkap Syarat Agar Joshua vs Fury Digelar di Inggris

Turki Alalshikh dan Tyson Fury
Berita Tinju - Ketua General Entertainment Authority Arab Saudi, Turki Alalshikh, mengungkapkan bahwa keputusan mengenai lokasi pertarungan Anthony Joshua melawan Tyson Fury masih belum ditetapkan. Meski Las Vegas sempat disebut sebagai kandidat terkuat, Turki menegaskan dirinya masih berharap duel tersebut dapat berlangsung di Inggris.
Menurut Turki, Wembley tetap menjadi pilihan utama apabila pihak penyelenggara mendapatkan fleksibilitas terkait jadwal pertandingan. Hal itu diperlukan agar waktu pelaksanaan dapat menyesuaikan dengan penonton di berbagai belahan dunia, khususnya pasar Amerika Serikat yang menjadi salah satu target utama siaran.
"Kami masih memiliki pertarungan Joshua melawan Tyson Fury tahun ini. Sampai sekarang kami belum menentukan lokasinya. Sejak awal saya katakan semuanya bergantung pada apakah Inggris bisa memberikan apa yang kami butuhkan," ujar Turki Alalshikh.
"Kami ingin menggelar pertarungan itu di Inggris. Namun kami juga harus mempertimbangkan zona waktu untuk penonton di seluruh dunia, terutama di Amerika. Jika kami diizinkan menggelar pertandingan di Wembley lebih larut malam, maka kami ingin melaksanakannya di sana. Semuanya bergantung pada waktu dan jumlah penonton," lanjutnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menjawab spekulasi yang berkembang dalam beberapa pekan terakhir. Sebelumnya, sejumlah laporan menyebut peluang Wembley menjadi tuan rumah semakin kecil karena Netflix, yang dikabarkan akan menayangkan pertarungan itu, menginginkan waktu tayang yang lebih ideal bagi penonton Amerika Serikat.
Selama ini Stadion Wembley menerapkan aturan jam malam yang membuat pertandingan tinju utama umumnya harus selesai sekitar pukul 22.00 waktu setempat. Jika aturan tersebut tidak diubah, penyelenggara diperkirakan akan kesulitan menyesuaikan jadwal siaran global.
Sebelum pertarungan besar itu benar benar diumumkan, Joshua dan Fury masih harus melewati laga pemanasan. Tyson Fury dijadwalkan menghadapi Mariusz Wach di Pattaya, Thailand, pada 24 Juli, sedangkan Anthony Joshua akan bertarung melawan Kristian Prenga di Jeddah, Arab Saudi, sehari setelahnya.
Apabila keduanya berhasil meraih kemenangan, pengumuman resmi mengenai duel Joshua kontra Fury diperkirakan akan segera dilakukan. Pertarungan tersebut telah lama dinantikan dan diyakini menjadi salah satu laga terbesar dalam sejarah tinju kelas berat Inggris.
Artikel Tag: tyson fury, anthony joshua, wembley stadium, heavyweight, turki alalshikh
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/turki-alalshikh-ungkap-syarat-agar-joshua-vs-fury-digelar-di-inggris
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini