Terence Crawford Ungkap Alasan Tak Mampu Jatuhkan Canelo Alvarez

Canelo Alvarez vs Terence Crawford pada September 2025 lalu
Berita Tinju: Terence Crawford mengungkap pandangan unik mengenai ketangguhan Saul Canelo Alvarez setelah keduanya bertarung dalam duel perebutan gelar dunia kelas menengah super tak terbantahkan pada September 2025.
Dalam pertarungan yang berlangsung di hadapan puluhan ribu penonton, Crawford sukses meraih kemenangan mutlak melalui keputusan juri. Hasil tersebut membuat petinju berjuluk Bud itu merebut seluruh sabuk juara dunia kelas menengah super sekaligus mencatat sejarah sebagai salah satu petinju paling sukses di era modern.
Kemenangan tersebut menjadi pencapaian luar biasa karena Crawford naik beberapa kelas berat untuk menghadapi Alvarez yang selama bertahun tahun dikenal sebagai salah satu petinju paling kuat di divisinya.
Meski mendominasi jalannya pertandingan, Crawford tidak mampu menjatuhkan Canelo. Padahal sepanjang karier profesionalnya, petinju asal Amerika Serikat itu dikenal memiliki kemampuan penyelesaian yang sangat baik dengan puluhan kemenangan knockout.
Berbicara dalam sebuah podcast bersama Joe Rogan, Crawford mengaku sempat mencari tahu alasan di balik daya tahan luar biasa yang dimiliki Alvarez.
"Mereka bilang orang berambut merah sangat sulit dijatuhkan. Saya bahkan sempat mencari informasinya. Saya benar benar penasaran," kata Crawford.
Menurut Crawford, informasi tersebut pertama kali ia dengar dari salah satu anggota keluarganya yang bekerja di bidang medis.
"Sepupu saya seorang perawat dan dia mengatakan bahwa orang berambut merah biasanya lebih sulit diberikan anestesi. Mereka membutuhkan dosis yang lebih tinggi dibanding kebanyakan orang," ujarnya.
Crawford kemudian mengaitkan teori tersebut dengan kemampuan Canelo menyerap pukulan keras sepanjang kariernya.
"Saat mendengar itu, saya langsung berpikir mungkin itulah alasan mengapa Canelo bisa menerima begitu banyak pukulan keras tanpa terlihat terganggu," lanjutnya.
Secara statistik, Canelo memang memiliki rekor daya tahan yang luar biasa. Dalam 68 pertarungan profesional, petinju asal Guadalajara itu belum pernah mengalami knockout maupun knockdown. Tiga kekalahan yang ia alami sepanjang karier hanya datang dari petinju elite dunia, yakni Floyd Mayweather Jr, Dmitry Bivol, dan Terence Crawford.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang secara langsung menghubungkan karakteristik biologis orang berambut merah dengan kemampuan menahan pukulan di atas ring. Beberapa penelitian memang menunjukkan bahwa sebagian orang berambut merah membutuhkan dosis anestesi lebih tinggi, namun kaitannya dengan olahraga tarung masih belum dapat dipastikan.
Setelah pensiun beberapa bulan usai mengalahkan Alvarez, Terence Crawford kini menikmati status sebagai salah satu petinju terbaik dalam generasinya. Sementara itu, Canelo berusaha bangkit dan dijadwalkan menantang Christian Mbilli untuk memperebutkan gelar juara dunia kelas menengah super WBC pada September mendatang di Riyadh, Arab Saudi.
Artikel Tag: saul canelo alvarez, canelo Álvarez, terence crawford, kelas menengah super
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/terence-crawford-ungkap-alasan-tak-mampu-jatuhkan-canelo-alvarez
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini