Terence Crawford Akui Pernah Nyaris Tumbang saat Hadapi Yuriorkis Gamboa

Penulis: Abdi Ardiansyah
Rabu 29 Jul 2026, 22:32 WIB - 93 views
Terence Crawford, Yuriorkis Gamboa

Yuriorkis Gamboa vs Terence Crawford

Ligaolahraga.com -

Berita Tinju - Terence Crawford mengungkap momen paling sulit sepanjang karier profesionalnya yang berakhir dengan rekor sempurna 42 kemenangan tanpa kekalahan. Menurut mantan juara dunia tak terbantahkan tiga divisi tersebut, hanya ada satu pertarungan di mana dirinya benar benar merasakan bahaya besar di atas ring.

Crawford resmi pensiun pada Desember lalu setelah menorehkan kemenangan angka mutlak atas Saul "Canelo" Alvarez di kelas menengah super. Kemenangan tersebut melengkapi pencapaiannya sebagai juara dunia di lima kelas berbeda sekaligus mengukuhkan statusnya sebagai salah satu petinju terbaik era modern.

Meski sebagian besar pertarungannya berlangsung dominan, Crawford mengakui tidak selalu tampil tanpa kesulitan. Banyak penggemar mengingat duel melawan Egidijus Kavaliauskas pada 2019 sebagai salah satu laga tersulitnya. Dalam pertarungan itu, Crawford sempat terlihat menyentuh kanvas setelah menerima pukulan keras, meski wasit memutuskan tidak menghitungnya sebagai knockdown. Ia kemudian bangkit dan menghentikan Kavaliauskas pada ronde kesembilan.

Namun menurut Crawford, pertarungan yang benar benar membuatnya berada dalam kondisi paling berbahaya justru terjadi lima tahun sebelumnya saat menghadapi Yuriorkis Gamboa.

Dalam wawancara bersama The Real Report, Crawford menyebut pukulan tangan kanan Gamboa pada ronde kesembilan membuatnya benar benar kehilangan keseimbangan.

"Pertarungan melawan Gamboa. Dia mendaratkan pukulan kanan yang telak. Saat itu saya terlalu percaya diri. Kaki saya langsung terasa kaku. Itulah satu satunya momen ketika saya benar benar terluka dalam sebuah pertarungan," kata Crawford.

Ia juga mengungkapkan bahwa proses penurunan berat badan menuju kelas ringan menjadi salah satu penyebab dirinya lebih rentan menerima pukulan.

"Penurunan berat badan yang terlalu banyak juga berpengaruh. Saya kehilangan terlalu banyak cairan dan tidak bisa memulihkannya sepenuhnya. Ketika pukulan itu masuk, saya langsung berpikir, 'Wah, ini berbahaya'," ujarnya.

Meski sempat goyah, Terence Crawford mampu bertahan dari tekanan Gamboa. Bahkan, petinju asal Amerika Serikat itu berhasil membalikkan keadaan dan menghentikan perlawanan juara dunia kelas bulu asal Kuba tersebut pada ronde yang sama.

Saat duel berlangsung pada 2014, Gamboa masih berstatus petinju yang belum terkalahkan dan dikenal sebagai salah satu talenta terbaik hasil pembinaan tinju amatir Kuba. Ia merupakan peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 dan pernah menyandang gelar juara dunia kelas bulu. Hingga kini, Gamboa menutup karier profesionalnya dengan catatan 30 kemenangan dan enam kekalahan.

Artikel Tag: kelas bulu, kelas ringan, terence crawford, yuriorkis gamboa, kelas menengah super

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/terence-crawford-akui-pernah-nyaris-tumbang-saat-hadapi-yuriorkis-gamboa
93
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini