Tarung Sabtu, Judah Tak Anggap Remeh Rincon

Penulis: Fafa Zahir
Jumat 26 Jan 2018, 19:00 WIB - 2226 views
Tarung Sabtu, Judah Tak Anggap Remeh Rincon

Zab Judah/Bad Left Hook

Ligaolahraga.com -

Berita Tinju: Mantan juara dunia dua kelas berbeda Zab Judah (43-9, 30 KO), 40 tahun, akan kembali naik ring untuk pertama kalinya sejak menang dalam tempo cepat atas Jorge Luis Munguia, Januari 2017 lalu di Trenton, New Jersey. Meski diunggulkan, Judah tak mau menganggap remeh Noel Mejia Rincon.

Ini akan menjadi pertarungan kedua setelah kalah dalam laga 12 ronde saat melawan Paulie Malignaggi pada Desember 2013. Sebelumnya, pada tahun yang sama, Judah juga kalah setelah bertarung 12 ronde ketika menghadapi Danny Garcia.

Dalam laga Sabtu (27/1) nanti, Judah akan bertarung melawan petinju veteran Meksiko Noel Mejia Rincon (21-13-1, 12 KO), yang cukup sering bertarung di Kanada. Dia memetik dua kemenangan dan tiga kali kalah dalam pertarungan terakhirnya.

Zab Judah (kanan) saat berhadapan dengan petinju Inggris, Amir Khan, pada 2011 lalu. (Foto: Boxing Insider)

Meski di atas kertas diunggulkan, Judah tidak mau menganggap enteng lawannya. Terakhir kali dia menganggap remeh lawannya dia memetik hasil mengecewakan saat dkalahkan Carlos Baldomir pada tahun 2006.

Saat itu, Judah memang tengah getol bertarung demi menghadapi pertarungan pada bulan April melawan Floyd Mayweather. “Saya memiliki latar belakang beladiri dan kami berpikir orang yang ketakutan adalah orang yang berbahaya. Jadi saya tak akan menganggap orang ini sebagai lawan yang bakal dengan mudah saya kalahkan,” kata Judah kepada Calgary Herald.

“Persiapan saya untuk menghadapinya seolah saya akan melawan Floyd Mayweather atau Manny Pacquaio … Anda tahu yang saya maksud? Saya akan menganggapnya sebagai petinju tangguh,” kata Judah lagi.

“Dalam persiapan dan latihan saya, saya bekerja keras seolah saya akan menghadapi pertarungan akbar,” imbuhnya.

Zab Judah (kiri) saat bertemu Floyd Mayweather tahun 2006. (Foto: The Telegraph)

“Saya tak tahu apa bagaimana dia mempersiapkan diri. Mungkin saja selama ini dia berlatih di pegunungan di Meksiko dengan tekad besar menghabisi saya. Namun yang jelas saya harus mempersiapkan diri untuk pertandingan besar,” kata Judah lagi.

Judah juga mengaku memiliki kenangan bertarung dengan Mayweather yang digelar pada 8 April 2006 lalu. Menurutnya pertarungan melawan salah satu petinju terbesar dalam sejarah tinju itu sering ditanyakan orang hingga hari ini.

“Ini pertarungan hebat karena laga itu digelar tahun 2006. Pertarungan itu bagus juga untuk saya karena sampai saat ini nama saya masih dengungkan. Dan itu bagus bagi saya,” ungkap Judah.

“Sungguh perasaan yang luar biasa dan berkesan bagi saya. Laga ini sudah lama berlalu namun orang masih mengenangnya,” kata petinju kelahiran Brooklyn, New York ini.

 

Artikel Tag: tinju, floyd mayweather, zab judah, noel mejia rincon

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/tarung-sabtu-judah-tak-anggap-remeh-rincon
2226
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini