Ryan Garcia Sebut Devin Haney Takut Berduel Ulang karena Trauma

Ryan Garcia, Devin Haney, Shakur Stevenson
Ryan Garcia kembali melontarkan pernyataan pedas kepada rivalnya, Devin Haney, usai merebut gelar juara dunia kelas welter WBC.
Garcia menuduh Haney takut menjalani laga ulang dan menyebut mantan lawannya itu mengalami trauma atas pertemuan pertama mereka.
“Saya hanya ingin menghajar Devin Haney dengan telak,” kata Ryan Garcia sebelum meninggalkan sesi wawancara di atas ring.
Ucapan tersebut keluar setelah Garcia tampil impresif mengalahkan Mario Barrios dalam partai utama ajang “The Ring: High Stakes” di T-Mobile Arena, Las Vegas, Sabtu (21/2) malam.
Garcia mendominasi pertarungan 12 ronde dan menang angka mutlak dengan skor 120-107, 119-108, dan 118-109.
Kemenangan itu membuat Garcia (25-2, 20 KO, 1 NC) membawa pulang sabuk WBC kelas welter sekaligus membuka kembali peluang duel ulang melawan Haney.
Selain nilai gengsi, pertarungan kedua itu juga berpotensi menghadirkan status juara unifikasi.
Haney (33-0, 15 KO, 1 NC) sendiri saat ini menyandang sabuk WBO kelas 147 pound setelah menang angka mutlak atas Brian Norman Jr. pada November lalu di Riyadh, Arab Saudi.
Dengan situasi tersebut, duel ulang Garcia kontra Haney akan mempertemukan dua juara dunia aktif di kelas welter.
Rematch sebenarnya sempat menjadi pembicaraan hangat sejak tahun lalu.
Namun rencana itu tertunda setelah Ryan Garcia secara mengejutkan kalah dari Rolando Romero pada Mei di Times Square, New York.
Dalam laga tersebut, Garcia sempat dijatuhkan di ronde kedua sebelum akhirnya kalah angka mutlak.
Di luar hasil pertandingan, polemik juga muncul terkait isu tes doping. Haney belakangan meragukan komitmen Garcia terhadap pengujian ketat Voluntary Anti-Doping Association (VADA).
Tudingan itu berkaca pada insiden April 2024 ketika hasil kemenangan Garcia atas Haney di Barclays Center, Brooklyn, dianulir menjadi no-contest.
Saat itu Garcia dinyatakan positif mengandung Ostarine, zat terlarang, setelah sebelumnya dijatuhi denda 1,2 juta dolar AS dan skorsing satu tahun oleh Komisi Atletik Negara Bagian New York.
Garcia bersikeras tidak sengaja mengonsumsi zat tersebut.
Menanggapi kritik tersebut, penasihat hukum Garcia, Lupe Valencia, membantah keras tudingan bahwa kliennya menghindari tes doping.
Ia menegaskan Garcia selalu mengikuti prosedur VADA sepanjang kariernya, termasuk saat menghadapi Gervonta Davis meski bukan laga perebutan gelar.
Ryan Garcia sendiri mengaku lebih optimistis menghadapi kemungkinan duel melawan juara kelas junior welter versi The Ring, Shakur Stevenson.
Meski demikian, ia tetap menyebut Haney sebagai target utama.
“Devin tidak mau itu. Dia ketakutan. Dia punya PTSD,” ujar Garcia, merujuk pada tiga knockdown yang ia cetak saat pertemuan pertama mereka sebelum hasilnya dianulir.
Dengan sabuk baru di pinggangnya dan performa meyakinkan atas Barrios, Garcia kini memiliki daya tawar lebih kuat.
Pertanyaannya, apakah Haney akan menerima tantangan tersebut atau memilih arah lain dalam lanjutan kariernya di kelas welter?
Artikel Tag: ryan garcia
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/ryan-garcia-sebut-devin-haney-takut-berduel-ulang-karena-trauma
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini