Rematch Floyd Mayweather Jr vs Manny Pacquiao Dikritik, Ini Alasannya

Floyd Mayweather Jr
Berita Tinju: Pertarungan ulang antara Floyd Mayweather Jr dan Manny Pacquiao resmi diumumkan dan dijadwalkan berlangsung pada 19 September di Las Vegas. Laga ini menjadi sekuel dari duel legendaris tahun 2015 yang saat itu memperebutkan tiga dari empat sabuk utama kelas welter dan mencatat rekor pendapatan terbesar dalam sejarah tinju profesional.
Pada pertemuan pertama, Mayweather menang angka mutlak dengan strategi bertahan yang disiplin dan efektif. Kemenangan itu mengukuhkan rekornya menjadi 49 tanpa kekalahan sebelum akhirnya menutup karier profesional dengan catatan 50 kemenangan. Sementara Pacquiao tetap dikenang sebagai satu satunya juara dunia delapan divisi dalam sejarah tinju modern.
Namun pengumuman laga kedua ini memunculkan kritik dari Jeff Mayweather, paman sekaligus mantan pelatih Floyd. Ia menilai fakta bahwa dua legenda yang sudah melewati masa puncak masih menjadi magnet terbesar menunjukkan adanya persoalan dalam promosi generasi baru.
“Menurut saya ini agak menyedihkan, dua nama lama harus kembali supaya tercipta pertarungan terbesar lagi,” ujarnya. “Padahal ada banyak juara baru yang hebat. Seharusnya mereka bisa melahirkan laga besar, tetapi Manny dan Floyd masih lebih besar dari siapa pun.”
Jeff menegaskan bahwa situasi tersebut bukan kesalahan para petinju. “Ini bukan sepenuhnya salah petarung. Tugas mereka bertanding. Yang bertanggung jawab membangun nama dan membuat petinju dicintai publik adalah promotor. Jika itu tidak berjalan maksimal, maka ada yang kurang tepat dalam cara memasarkan.”
Sebelum menghadapi Pacquiao dalam laga profesional, Floyd Mayweather Jr dijadwalkan tampil dalam pertarungan ekshibisi melawan Mike Tyson pada April. Berbeda dengan ekshibisi, duel melawan Pacquiao akan tercatat resmi dan dapat memengaruhi rekor sempurna miliknya.
Jeff juga memprediksi hasil laga tidak akan jauh berbeda dari pertemuan pertama. “Saya kira hasilnya kurang lebih sama. Nama mereka masih besar, tetapi keduanya bukan lagi petinju seperti dulu,” katanya. Ia bahkan menilai penampilan terakhir Pacquiao melawan Mario Barrios tidak menunjukkan kualitas seperti di masa keemasannya.
Terlepas dari pro dan kontra, duel ulang ini dipastikan kembali menyedot perhatian global. Bagi sebagian penggemar, laga ini adalah nostalgia dua ikon era modern. Namun bagi yang lain, pertarungan ini menjadi cermin tantangan besar yang tengah dihadapi dunia tinju dalam melahirkan bintang baru yang mampu menggantikan generasi emas sebelumnya.
Artikel Tag: manny pacquiao, tinju dunia, floyd mayweather jr
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/rematch-floyd-mayweather-jr-vs-manny-pacquiao-dikritik-ini-alasannya
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini