Perebutkan Gelar, Daniel Dubois dan Fabio Wardley Saling Ungkit Masa Lalu

Fabio Wardley dan Daniel Dubois
Berita Tinju: Duel panas akan tersaji saat Daniel Dubois menantang Fabio Wardley dalam perebutan gelar dunia kelas berat di Co op Live Arena, Manchester, pada 9 Mei mendatang. Laga ini menjadi kesempatan bagi Dubois untuk kembali merebut sabuk juara dunia dan menegaskan posisinya di jajaran elite divisi paling bergengsi dalam tinju profesional.
Dubois sebelumnya diangkat sebagai juara dunia kelas berat IBF pada Juni 2024 setelah meraih kemenangan knockout impresif atas Jarrell Miller dan Filip Hrgovic. Namanya semakin melambung ketika ia menghentikan Anthony Joshua dalam lima ronde di Wembley Stadium, sebuah kemenangan yang mengukuhkan statusnya sebagai ancaman serius di kelas berat.
Namun kejayaan itu tak berlangsung lama. Saat menghadapi ulang Oleksandr Usyk demi status juara tak terbantahkan, Dubois harus mengakui keunggulan petinju Ukraina tersebut setelah dihentikan pada ronde kelima. Kekalahan itu membuat ambisinya merebut supremasi kelas berat tertunda.
Situasi berubah ketika Usyk melepaskan sabuk WBO, yang kemudian membuat Wardley naik status menjadi juara dunia. Petinju asal Ipswich berusia 31 tahun itu kini bersiap menjalani pertahanan gelar perdananya, menghadapi lawan yang pernah berbagi ring dengannya dalam sesi latihan bertahun tahun lalu.
Dubois mengakui Wardley telah berkembang pesat sejak masa sparring mereka. “Dia tampil bagus sejak kami sparring. Dia mengejutkan banyak petinju top dan beberapa kali mampu membalikkan keadaan. Bisa dibilang dia cukup beruntung sejauh ini, itu yang harus saya waspadai,” ujarnya. Ia juga mengenang sesi latihan mereka sebagai pertarungan keras di gym. “Dulu itu benar benar saling serang. Saya sedang dalam performa bagus saat itu dan dia memberi perlawanan yang solid. Sekarang dia jauh berkembang, tapi target saya jelas, mengalahkannya dan merebut kembali sabuk.”
Wardley pun tak menampik bahwa Dubois lebih unggul dalam sesi latihan tersebut. Namun ia menilai hal itu sudah tak relevan. “Itu terjadi lama sekali, mungkin saat saya baru satu atau dua kali bertarung profesional. Dia memang lebih baik waktu itu, tapi saya tidak akan menilai apa pun dari kejadian delapan tahun lalu,” katanya. Ia menambahkan bahwa saat itu pengalamannya masih minim, sementara Dubois sudah berlatih tinju sejak kecil. “Kalau melihat perkembangan saya sekarang dibanding masa itu, justru terlihat seberapa jauh saya sudah melangkah.”
Dengan latar belakang sejarah pribadi dan ambisi besar di divisi kelas berat, pertarungan ini diprediksi berlangsung sengit. Bagi Daniel Dubois, ini peluang menegaskan diri sebagai juara dua kali. Bagi Fabio Wardley, ini momen pembuktian bahwa dirinya layak berada di puncak.
Artikel Tag: daniel dubois, fabio wardley
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/perebutkan-gelar-daniel-dubois-dan-fabio-wardley-saling-ungkit-masa-lalu
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini