Mario Barrios Akui Keunggulan Ryan Garcia dalam Pertarungan di Las Vegas

Mario Barrios belum mencatat kemenangan sejak Mei 2024 saat mengalahkan Fabian Maidana. (Foto: Fight TV)
Petinju kelas welter asal Texas, Mario Barrios, tidak mencari alasan atas kekalahannya dari Ryan Garcia dalam duel perebutan gelar WBC yang digelar Sabtu (21/2) malam di T-Mobile Arena, Las Vegas.
Barrios mengaku datang dengan keyakinan tinggi. Ia merasa gaya bertarung Garcia cukup mudah ditebak dan sesuai dengan strateginya.
Namun keyakinan itu runtuh hanya 30 detik setelah bel pertama dibunyikan.
Garcia (25-2, 20 KO) melepaskan pukulan kanan keras yang menjatuhkan Barrios di ronde pembuka.
Meski mampu bangkit dan melanjutkan pertarungan hingga ronde ke-12, Barrios kesulitan menemukan ritme terbaiknya sepanjang laga.
Setelah 12 ronde, Garcia dinyatakan menang angka mutlak dan resmi merebut sabuk juara dunia kelas welter versi WBC.
Barrios (29-3-2, 18 KO) pun secara terbuka mengakui keunggulan lawannya dalam konferensi pers usai pertarungan.
“Saya tertangkap pukulan yang tidak saya lihat di awal laga,” ujar Mario Barrios. “Selain itu, dia datang dengan rencana permainan yang lebih baik. Dia bertarung sangat cerdas, eksplosif, dan penuh perhitungan. Itu malamnya.”
Garcia memang masuk sebagai favorit dalam laga bertajuk “The Ring: High Stakes” yang disiarkan melalui DAZN pay-per-view.
Namun sejumlah pihak sempat meragukan performanya setelah penampilan kurang meyakinkan saat menghadapi Rolando “Rolly” Romero pada Mei tahun lalu.
Kali ini, Garcia tampil lebih disiplin. Ia memadukan kecepatan tangan dengan pergerakan kaki yang efektif, membuat Mario Barrios kesulitan melancarkan tekanan konsisten.
Strategi stick and move yang diterapkannya terbukti ampuh membatasi agresivitas sang juara bertahan.
Kemenangan ini membuka peluang besar bagi Garcia untuk menghadapi nama-nama lain di divisi welter.
Ia telah menyebut sejumlah calon lawan potensial, termasuk Shakur Stevenson dan Conor Benn, sebagai target berikutnya.
Sementara itu, Barrios menghadapi tugas berat untuk membangun kembali reputasinya. Ia belum mencatat kemenangan sejak Mei 2024 saat mengalahkan Fabian Maidana.
Setelah itu, ia harus puas dengan dua hasil imbang berturut-turut melawan Abel Ramos dan Manny Pacquiao, sebelum akhirnya kalah dari Garcia.
Meski kecewa, Mario Barrios menegaskan tidak menyesali persiapannya. Ia hanya mengakui bahwa Garcia tampil lebih efektif pada malam tersebut.
“Saya tahu dia punya kemampuan tinju yang bagus,” kata Barrios. “Dia bertarung sangat pintar, menjaga jarak dan bergerak.”
Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Barrios, tetapi pengakuannya atas keunggulan Garcia menunjukkan sikap profesional.
Kini, fokusnya tertuju pada pemulihan dan evaluasi demi kembali bersaing di papan atas kelas welter.
Artikel Tag: ryan garcia, mario barrios, shakur stevenson
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/mario-barrios-akui-keunggulan-ryan-garcia-dalam-pertarungan-di-las-vegas
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini