Mantan Juara Inggris Josh Taylor Ungkap Kunci Penting Jadi Terbaik Dunia

Mantan juara sejati kelas junior welter asal Inggris, Josh Taylor, memahami betul apa yang dibutuhkan untuk mencapai level tertinggi. (Foto: Fight TV)
Kesuksesan kembali menghampiri tinju Inggris dalam beberapa bulan terakhir.
Sejumlah nama baru muncul sebagai juara dunia dan menambah daftar petinju Inggris dan Britania Raya yang meraih sabuk prestisius di level tertinggi.
Pada Januari lalu, Dalton Smith merebut gelar WBC kelas junior welter setelah menghentikan Subriel Matias di New York.
Tak lama berselang, Josh Kelly mengalahkan Bakhram Murtazaliev untuk menyabet sabuk IBF kelas junior menengah.
Mereka bergabung dengan juara dunia lain seperti pemegang gelar WBO kelas berat Fabio Wardley, juara WBA kelas junior ringan Jazza Dickens, serta raja IBF kelas welter Lewis Crocker.
Pertanyaan berikutnya, mampukah para juara baru itu melangkah lebih jauh dan menyatukan gelar di divisi masing-masing?
Mantan juara sejati kelas junior welter, Josh Taylor, memahami betul apa yang dibutuhkan untuk mencapai level tertinggi.
Petinju berdarah Skotlandia itu pernah menorehkan pencapaian luar biasa dengan merebut seluruh sabuk utama di divisinya sekaligus gelar The Ring dalam periode yang relatif singkat.
“Semua tergantung siapa Anda, bagaimana pola pikir Anda, dan seberapa besar Anda melihat potensi diri sendiri,” ujar Taylor kepada The Ring.
Menurut Taylor, setiap petinju memiliki ambisi berbeda. Ada yang merasa cukup dengan gelar area atau nasional, sementara yang lain menjadikan gelar dunia sebagai puncak karier.
Namun bagi dirinya, menjadi juara dunia bukanlah garis akhir.
Taylor langsung tancap gas sejak awal karier profesionalnya. Pada 2019, ia mengalahkan Ivan Baranchyk untuk merebut sabuk IBF kelas junior welter.
Alih-alih berpuas diri, kemenangan itu dijadikannya batu loncatan.
Petinju Inggris itu kemudian menghadapi juara WBA Regis Prograis dalam final World Boxing Super Series dan keluar sebagai pemenang untuk menyatukan gelar.
Momentum tersebut membawanya ke Las Vegas menghadapi pemegang sabuk WBO dan WBC, Jose Carlos Ramirez.
Taylor menang angka dan mencatat sejarah sebagai petinju Inggris pertama di era empat sabuk yang menjadi juara sejati.
Hebatnya, ia meraih semua itu hanya dalam 18 pertarungan profesional.
Petinju yang kini telah pensiun itu mengungkapkan bahwa keyakinan menjadi juara dunia sudah tertanam sejak kecil. Ia percaya pada kekuatan afirmasi dan pola pikir positif.
“Saya sudah menyebut diri saya juara dunia sejak usia lima tahun, meski saat itu bukan soal tinju,” katanya.
“Saat remaja, saya mulai serius di tinju dan setelah meraih berbagai gelar amatir, saya tahu saya akan menjadi juara dunia.”
Bagi Taylor, mentalitas adalah fondasi utama.
Ia meyakini bahwa kepercayaan diri, visi yang jelas, dan tekad untuk terus menantang diri sendiri menjadi pembeda antara juara dunia biasa dan yang terbaik di generasinya.
Artikel Tag: josh taylor, josh kelly, dalton smith
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/mantan-juara-inggris-josh-taylor-ungkap-kunci-penting-jadi-terbaik-dunia
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini