Larry Holmes Sebut Petinju Kelas Berat Era Kini Tak Sehebat Generasinya

Larry Holmes
Berita Tinju - Mantan juara dunia tinju kelas berat, Larry Holmes, melontarkan penilaian berani mengenai persaingan lintas generasi. Petinju yang mendominasi divisi kelas berat pada akhir 1970 an hingga pertengahan 1980 an itu meyakini tidak ada satu pun petinju papan atas era sekarang yang mampu mengalahkannya saat berada di masa keemasan.
Nama nama seperti Oleksandr Usyk, Tyson Fury, hingga Anthony Joshua disebut Holmes sebagai petinju hebat. Namun menurut anggota International Boxing Hall of Fame tersebut, mereka tidak memiliki karakter bertanding yang sama dengan para petinju generasi 1970 an dan 1980 an.
"Saya rasa petinju zaman sekarang tidak memiliki hati seperti para petinju era 70 an dan 80 an. Kami punya tekad dan kemauan untuk bertarung selama 15 ronde," ujar Holmes.
Menurutnya, format pertandingan 15 ronde yang digunakan pada masanya menuntut ketahanan fisik dan mental jauh lebih besar dibanding sistem 12 ronde yang berlaku saat ini.
"Petinju era sekarang tidak akan sanggup menjalani 15 ronde. Saya percaya bisa mengalahkan mereka semua. Saya selalu siap menghadapi siapa pun dan setiap pertarungan saya jalani seolah itu adalah laga terakhir yang sangat penting," lanjutnya.
Holmes merupakan salah satu legenda terbesar dalam sejarah tinju kelas berat. Ia menjadi juara dunia pada 1978 setelah mengalahkan Ken Norton dan mempertahankan gelarnya sebanyak 20 kali sebelum akhirnya kehilangan sabuk setelah kalah angka dari Michael Spinks pada 1985. Selama masa kejayaannya, Holmes juga mengalahkan sejumlah nama besar seperti Earnie Shavers, Gerry Cooney, hingga Muhammad Ali yang saat itu sudah berada di penghujung karier.
Di sisi lain, Oleksandr Usyk saat ini diakui sebagai petinju terbaik di divisi kelas berat. Petinju asal Ukraina itu sukses menjadi juara dunia tak terbantahkan sebelum kini memegang sabuk WBA, WBC, dan IBF. Usyk juga mencatat kemenangan penting atas Anthony Joshua, Tyson Fury, dan Daniel Dubois.
Meski demikian, perbandingan lintas era selalu menjadi perdebatan yang sulit disimpulkan. Holmes bertarung di era 15 ronde dengan gaya bertinju yang berbeda, sementara Usyk dan para petinju modern berkembang dalam sistem pertandingan, aturan, hingga metode latihan yang jauh lebih maju.
Karena itu, klaim Larry Holmes tetap menjadi opini pribadi yang tidak akan pernah bisa dibuktikan secara langsung. Namun, pernyataannya kembali memicu perdebatan mengenai siapa petinju kelas berat terbaik sepanjang masa.
Artikel Tag: tyson fury, anthony joshua, larry holmes, oleksandr usyk, heavyweight
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/larry-holmes-sebut-petinju-kelas-berat-era-kini-tak-sehebat-generasinya

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini