Kenang Sang Ayah, Arjon Basi Selalu Sediakan Kursi Kosong saat Berlaga

Penulis: Abdi Ardiansyah
Jumat 06 Nov 2026, 22:03 WIB - 101 views
Arjon Basi

Arjon Basi

Ligaolahraga.com -

Berita Tinju - Bagi petinju tak terkalahkan Arjon Basi, setiap kali ia naik ke atas ring, matanya selalu menyapu sudut penonton untuk mencari satu titik khusus: kursi kosong milik mendiang ayahnya. Menyimpan kenangan mendalam sejak usia lima tahun, ritual tersebut menjadi sumber kekuatan emosional dan motivasi terbesarnya dalam meniti karier di dunia tinju profesional.

Sejak melakoni debut profesionalnya pada Mei 2025 dengan menumbangkan mantan juara Wales, Angelo Dragone, Basi selalu membeli tiket khusus untuk memastikan kursi sang ayah tetap kosong.

"Sejak era amatir, saya selalu melihat ke arah ayah dan kakak saya untuk mendapatkan anggukan kepala sebagai tanda saya siap bertarung. Meski beliau telah berpulang 10 tahun lalu, saya tetap menyediakan kursi itu. Melihat kursi kosong itu membuat saya merasa beliau masih ada di sana mendampingi saya," ungkap petinju berusia 25 tahun tersebut.

Perjalanan Basi untuk berada di titik ini tidaklah mudah. Selain berjuang mengatasi rasa duka yang mendalam atas kepergian sang ayah, ia juga sempat menghadapi ujian cedera serta masalah kesehatan serius berupa penyumbatan pembuluh darah di paru-paru (blood clot). Pengalaman medis yang mengancam nyawa tersebut justru menjadi titik balik spiritual bagi Basi, yang membawanya semakin taat beribadah.

Meski jadwal bertarungnya sempat terkendala cedera, Basi berhasil membuktikan kualitasnya dengan mengemas rekor bersih 3-0 (1 KO). Penampilan impresifnya di panggung DAZN dan Sky Sports menjadikannya salah satu prospek yang paling diperhitungkan, ditambah dengan basis penggemar (ticket-seller) yang sangat masif dari komunitas Sikh dan jaringan keluarga besarnya.

Kini, Arjon Basi bersiap untuk melakoni pertarungan keempatnya di bawah naungan Misfits Pro yang dijadwalkan berlangsung di Wembley Arena pada Sabtu, 14 November. Bertanding di hadapan ribuan pendukungnya, Basi bertekad menjaga rekor tak terkalahkannya sekaligus memberikan penghormatan terbaik bagi mendiang sang ayah.

"Tekanan dari banyaknya pendukung adalah sebuah kebanggaan. Saya menganggap diri saya seperti berlian yang dibentuk di bawah tekanan tinggi. Saat melangkah keluar dan mendengar gemuruh penonton, saya tahu bahwa saya diciptakan untuk momen-momen besar ini," tegas Basi.

Artikel Tag: wembley, tinju dunia

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/kenang-sang-ayah-arjon-basi-selalu-sediakan-kursi-kosong-saat-berlaga
101
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini