Hamzah Sheeraz Hadapi Dilema Besar Usai Diperintahkan Lawan Janibek

Hamzah Sheeraz
Berita Tinju - Hamzah Sheeraz kini berada di ambang pertarungan wajib untuk mempertahankan gelar dunia WBO. Petinju Inggris tersebut mendapat tambahan waktu untuk merampungkan negosiasi dengan Janibek Alimkhanuly, meski sebelumnya ia secara terbuka mempertanyakan keputusan badan tinju tersebut.
Sheeraz merebut gelar dunia WBO pada Mei lalu setelah menghentikan Alem Begic pada ronde kedua. Ia kemudian menjalani pertahanan sukarela pertamanya pada Juli dengan menghadapi Simon Zachenhuber.
Pertarungan tersebut berlangsung lebih sulit dari perkiraan. Zachenhuber mampu memberikan perlawanan sengit, tetapi Sheeraz akhirnya mempertahankan gelarnya melalui keputusan mayoritas.
Masalah kemudian muncul ketika WBO memerintahkan Sheeraz untuk menghadapi Janibek Alimkhanuly sebagai penantang wajib. Keputusan tersebut menjadi kontroversial karena Janibek sebelumnya gagal dalam tes doping pada akhir tahun lalu.
WBO memang menjatuhkan hukuman larangan bertanding selama satu tahun kepada petinju Kazakhstan tersebut. Namun, Janibek tetap diperbolehkan mempertahankan gelar dunia kelas menengah miliknya karena dianggap sebagai pelanggar pertama.
Janibek kemudian memilih mengosongkan gelarnya dan naik ke kelas menengah super. Langkah tersebut membuatnya langsung berada di posisi penantang wajib WBO, bahkan melewati Jacob Bank yang sebelumnya berada di jajaran teratas.
Keputusan itu membuat Hamzah Sheeraz geram. Ia menuding WBO memberikan perlakuan khusus kepada Janibek, tuduhan yang telah dibantah Presiden WBO Gustavo Olivieri.
Kini, kedua pihak tetap diarahkan untuk menyelesaikan pertarungan tersebut. Olivieri mengungkapkan bahwa Top Rank selaku promotor Janibek dan Queensberry Promotions yang menaungi Sheeraz telah mengajukan permintaan perpanjangan waktu selama satu pekan untuk melanjutkan negosiasi.
Kedua kubu diberikan waktu hingga Kamis, 10 September 2026 pukul 17.00 waktu Atlantic Standard Time untuk menyelesaikan kesepakatan dan menyerahkannya kepada WBO.
Jika kesepakatan gagal tercapai hingga batas waktu tersebut, WBO akan menggelar purse bid, yaitu proses lelang hak promosi pertarungan kepada promotor yang mengajukan tawaran terbaik.
Sheeraz sebelumnya bahkan mengakui bahwa mengosongkan gelar WBO merupakan salah satu opsi. Ia menyebut keputusan badan tinju tersebut sebagai sesuatu yang memalukan bagi olahraga tinju.
"Saya pikir ini adalah lelucon. Apa yang dilakukan WBO sangat memalukan bagi olahraga tinju," ujar Sheeraz dalam acara Ariel Helwani.
"Mereka pada dasarnya memberikan penghargaan kepada seseorang yang terbukti menggunakan zat terlarang. Saya rasa ini berkaitan dengan motif tertentu dan korupsi. Saya merasa semuanya didasarkan pada hubungan pribadi," lanjutnya.
Kini, Hamzah Sheeraz harus menentukan langkah berikutnya dalam waktu dekat. Apakah ia akan menerima pertarungan melawan Janibek, atau benar benar memilih meninggalkan gelar WBO yang baru beberapa bulan berada di tangannya, jawabannya akan diketahui dalam beberapa hari ke depan.
Artikel Tag: wbo, kelas menengah, kelas menengah super, janibek alimkhanuly, hamzah sheeraz
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/hamzah-sheeraz-hadapi-dilema-besar-usai-diperintahkan-lawan-janibek
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini