Gennady Golovkin Pukul KO Petinju Polandia untuk Pertahankan Gelar

Penulis: Senja Hanan
Sabtu 19 Des 2020, 14:59 WIB
Gennady Golovkin ketika memukul lawannya. (Images: Getty)

Gennady Golovkin ketika memukul lawannya. (Images: Getty)

Berita Tinju:Petinju Gennady Golovkin berhasil mempertahankan gelar juara untuk ke-21. Prestasi itu dilakukan setelah Golovkin memukul knock out (KO) Kamil Szeremeta.

Walaupun sudah berusia 38 tahun, Golovkin (GGG) terlihat masih terlalu tangguh bagi Szeremeta yang berusia 31 tahun. GGG sangat dominan sepanjang pertandingan. Petinju asal Kazhakstan itu bahkan memukul roboh lawannya sebanyak empat kali sebelum dinyatakan menang TKO pada ronde ketujuh.

Dengan kemenangan ini, maka Gennady Golovkin (41-1-1, 36 KO) melampaui rekor Bernard Hopkins dalam mempertahankan gelar sebanyak 20 kali. GGG sepertinya ingin menunjukkan bahwa dia tetap mampu menampilkan seorang maestro paling ahli dalam tinju.

Kehebatan teknis Golovkin terlihat jelas dalam mempertahankan gelar kelas menengah IBF-nya itu. Golovkin menunjukkan masih memiliki karir cerah di dunia tinju. Dia masih sangat layak menghadapi beberapa nama top, termasuk pertarungan ketiga melawan Saul "Canelo" Alvarez.

"Dia punya lebih banyak bensin di dalam tangki," kata promotor Eddie Hearn kepada DAZN dalam wawancara setelah pertandingan seperti dikutip ESPN.

"Petinju yang masih paling menarik di dunia tinju. Kekuatan dahsyat di kedua tangan. Kami ingin melihatnya di pertarungan besar tahun depan," lanjutnya.

Golovkin yang mengakhiri absennya dari ring terlama dalam 14 tahun karier profesionalnya mampu membongkar pertahanan Szeremeta (21-1) secara sistematis. GGG memulai dengan jab efektif yang membangkitkan kenangan tentang tahun-tahun terbaiknya di atas ring.

Di akhir ronde pertama, dia sudah mampu menjatuhkan Szeremeta dengan uppercut tangan kiri. Golovkin menjatuhkan Szeremeta lagi di ronde kedua dengan pukulan lurus tangan kanan yang keras. Szeremeta terus berjuang, tetapi tidak bisa merepotkan Golovkin.

Dia dijatuhkan lagi di ronde keempat. Golovkin terlihat "bermain-main" dengan lawannya untuk tiga ronde berikutnya meski gagal mendaratkan pukulan yang menentukan.

Golovkin tampak sedikit lelah di ronde keenam dan ketujuh, tetapi ia justru mampu memberondong Szeremeta dengan serangkaian pukulan kombinasi di ronde ketujuh.

Wasit menghentikan pertandingan setelah Szeremeta sana sekali tidak dapat melakukan serangan yabg signifikan. Golovkin kembali ke ring untuk pertama kalinya sejak dia mengalahkan Steve Rolls dan Sergiy Deveryanchenko pada 2019 setelah ia memecat pelatih lama Abel Sanchez.

Artikel Tag: Gennady Golovkin, Tinju

1860  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini