Dilema Besar Joseph Awinongya Jr: Emas Olimpiade atau Rekor Mike Tyson

Di tengah krisis kelas berat Amerika pasca era Mike Tyson dan Evander Holyfield, Joseph Awinongya Jr dipandang sebagai harapan baru. (Foto: Fight TV)
Nama Joseph Awinongya Jr sedang menjadi buah bibir di dunia tinju.
Di usia baru 18 tahun, petinju amatir kelas berat asal Amerika Serikat ini digadang-gadang sebagai bintang masa depan divisi paling glamor dalam olahraga tinju.
Dengan rekor amatir mencengangkan 165 kemenangan dan 10 kekalahan serta 26 gelar juara nasional, Awinongya kini dihadapkan pada keputusan paling krusial dalam hidupnya.
Ia harus memilih antara dua jalan besar: bertahan sebagai petinju amatir demi meraih emas Olimpiade Los Angeles 2028 atau beralih ke profesional dengan target memecahkan rekor Mike Tyson sebagai juara dunia kelas berat termuda sepanjang sejarah pada usia 20 tahun.
Menariknya, kedua pencapaian tersebut sama-sama berpeluang terwujud pada 2028, tergantung pilihan yang ia ambil.
Awinongya mengakui keputusan ini tidak mudah.
Ia percaya memiliki bakat dan kemampuan untuk meraih emas Olimpiade sekaligus menjadi juara dunia termuda, namun belum menentukan langkah akhir.
Performanya di Kejuaraan Nasional AS Desember lalu semakin memperkuat reputasinya, terutama setelah naik kelas dari 176 ke 198 pon dan mengalahkan petinju unggulan Malachi Georges.
Lahir dan besar di Joliet, Illinois, Joseph Awinongya Jr merupakan petinju generasi kedua berdarah Ghana dan dilatih langsung oleh ayahnya, Joseph Awinongya Sr.
Dengan tinggi 198 sentimeter dan postur yang masih berkembang, potensinya dinilai luar biasa.
Ketertarikan promotor besar pun berdatangan, mulai dari Golden Boy hingga pihak-pihak yang terlibat dalam proyek Zuffa Boxing.
Di tengah krisis kelas berat Amerika pasca era Mike Tyson dan Evander Holyfield, Joseph Awinongya Jr dipandang sebagai harapan baru.
Emas Olimpiade terakhir kelas berat AS diraih Ray Mercer pada 1988, sementara juara dunia modern seperti Deontay Wilder kini berada di penghujung kariernya.
Selain membawa nama Amerika, Awinongya juga bangga dengan akar Ghana-nya dan berambisi memberi dampak bagi komunitas di AS maupun Afrika.
Dengan kecerdasan akademik yang melampaui usianya dan visi besar di luar ring, dunia tinju kini menanti: jalan mana yang akan dipilih Awinongya Jr untuk menaklukkan masa depan divisi kelas berat.
Artikel Tag: Mike Tyson, Evander Holyfield, olimpiade, Amerika Serikat
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/dilema-besar-joseph-awinongya-jr-emas-olimpiade-atau-rekor-mike-tyson



Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini