Devin Haney Akan Lepas Empat Sabuk Kelas Ringan Jelang Lawan Regis Prograis

Penulis: Hanif Rusli
Sabtu 02 Des 2023, 04:17 WIB
Devin Haney juara sejati kelas ringan setelah mengalahkan George Kambosos Jr pada bulan Juni tahun lalu. (Foto: Ring TV)

Devin Haney juara sejati kelas ringan setelah mengalahkan George Kambosos Jr pada bulan Juni tahun lalu. (Foto: Ring TV)

Ligaolahraga.com -

Lanskap di kelas ringan 135 pound akan berubah secara dramatis dengan berita bahwa juara kelas ringan sejati Devin Haney (30-0, 15 KO) akan menyerahkan kembali gelar WBC, WBA, WBO, dan IBF miliknya untuk berkampanye di kelas welter yunior.

Haney, 25 tahun, yang berasal dari San Francisco namun bertinju di Las Vegas, menjadi juara sejati saat ia melakukan perjalanan ke Australia untuk mengalahkan George Kambosos Jr pada bulan Juni tahun lalu. Ia kembali ke tanah air kurang dari empat bulan kemudian untuk mengulangi kemenangan tersebut dalam sebuah pertandingan ulang.

Devin Haney terakhir kali beraksi pada bulan Mei lalu saat ia mengalahkan mantan juara dunia tiga kelas Vasiliy Lomachenko dengan skor 115-113, 116-112 dan 115-113.

Berikutnya bagi Haney adalah kesempatan untuk melawan juara kelas welter junior WBC, Regis Prograis (29-1, 24 KO), yang akan dihadapinya di Chase Center, San Francisco, California, pada 9 Desember mendatang.

Secara luas diperkirakan bahwa Devin Haney akan menguji kemampuannya di kelas 140 pound dan kembali ke kelas ringan untuk mempertahankan gelarnya jika ia kalah melawan Prograis yang berusia 34 tahun.

Kini, tampaknya Devin Haney akan melakukan segalanya, melepaskan sabuknya untuk mengejar mimpinya menjadi juara dunia tiga kelas.

"Saya telah melakukan segalanya di kelas 135 pound yang saya bisa," kata Devin Haney pada hari Rabu (29/11), menurut ESPN. "Pertarungan terbesar bagi saya adalah saat menghadapi Gervonta Davis dan pihaknya tidak menunjukkan ketertarikan untuk melakukan pertarungan. Saya telah melampaui kelas ini, jadi sekarang saya akan berusaha mencapai kelas 140 pound untuk menjadi juara di dua kelas.

"Dan setelah pertarungan ini, saya ingin menjadi juara tiga divisi dan naik ke 147, semoga saya sukses dalam pertarungan ini."

"Saya mencetak sejarah dengan menjadi juara sejati dan itu adalah tonggak sejarah bagi saya. Namun kini saya berada di titik dalam karier saya di mana saya ingin menciptakan pertarungan terbesar dan terbaik di dunia. Saya adalah seorang petarung dengan bayaran tinggi."

Langkah ini akan mengguncang kelas ringan. Petinju kidal asal Newark, Shakur Stevenson memenangkan sabuk WBC yang lowong dua pekan lalu dengan penampilan kurang meyakinkan saat menghadapi petinju kidal asal Dominika, Edwin De Los Santos setelah badan tinju yang bermarkas di Meksiko menetapkan Haney sebagai "juara sementara" pada awal tahun ini.

Stevenson, 26 tahun, sekarang akan diakui sebagai satu-satunya juara WBC.

Di WBA, petinju kidal asal Baltimore berusia 29 tahun dan pemegang gelar 'reguler' Gervonta Davis akan diangkat menjadi juara penuh.

Sementara itu, IBF tampaknya sudah siap memahkotai juara baru dengan petinju kidal Ukraina, Lomachenko, yang dilaporkan sedang dalam pembicaraan untuk menghadapi petinju Australia, Kambosos, 30 tahun, pada bulan April tahun depan. Keduanya adalah penantang dengan peringkat tertinggi dalam daftar peringkat badan tinju yang bermarkas di New Jersey.

Situasi di WBO kurang jelas. Jika Lomachenko memenangkan pertarungan melawan Kambosos seperti yang diharapkan, maka itu akan membuat petinju Ukraina berusia 35 tahun, Denys Berinchyk dan petinju Meksiko berusia 25 tahun, Isaac Cruz, menjadi penantang teratas untuk sabuk yang lowong.

Artikel Tag: Devin Haney

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/devin-haney-akan-lepas-empat-sabuk-kelas-ringan-jelang-lawan-regis-prograis
272  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini