De La Hoya Sebut Satu Petinju Bisa Kalahkannya di Masa Prima

Penulis: Emas Pradipta
Selasa 14 Jul 2026, 05:38 WIB - 112 views
De La Hoya Sebut Satu Petinju Bisa Kalahkannya di Masa Prima - sumber: (secondsout)

De La Hoya Sebut Satu Petinju Bisa Kalahkannya di Masa Prima - sumber: (secondsout)

Ligaolahraga.com -

Berita Tinju –Oscar De La Hoya menyebut hanya ada satu petinju yang diyakininya mampu mengalahkannya saat berada di puncak performa profesional.

Peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 itu langsung menapaki karier profesional dan dalam 18 bulan pertama sudah menjelma menjadi penantang serius di berbagai kelas. Julukan “The Golden Boy” kian melekat setelah ia merebut gelar juara dunia di enam divisi berbeda.

Sepanjang perjalanan kariernya, De La Hoya mencatat kemenangan penting atas sejumlah nama besar seperti Julio Cesar Chavez Sr, Arturo Gatti, Ike Quartey, dan Pernell Whitaker. Kariernya berakhir pada 2009 setelah takluk dari legenda Filipina Manny Pacquiao, menutup rekornya dengan 39 kemenangan dan 6 kekalahan.

Dalam wawancara bersama Mail Sport Boxing, De La Hoya percaya diri bisa mengatasi banyak petinju legendaris dalam duel imajiner. Namun ketika diminta memprediksi pertarungan melawan Sugar Ray Robinson—yang kerap disebut sebagai petinju terhebat sepanjang masa—ia memilih mengakui keunggulan sang legenda.

“Oh man, That’s a good one. I’m going to go with Sugar Ray Robinson,” ujar De La Hoya.

Robinson memang diakui luas sebagai salah satu, bahkan mungkin yang terbesar, dalam sejarah tinju. Petinju kelahiran Georgia itu menjalani 201 pertarungan sepanjang karier profesionalnya dan kemudian masuk International Boxing Hall of Fame pada 1990.

Ia pernah menyandang gelar juara dunia kelas welter dan middleweight, dengan kemenangan atas nama-nama seperti Gene Fullmer, Randolph Turpin, dan Jake LaMotta sebelum pensiun pada 1965.

Artikel Tag: oscar de la hoya, sugar ray robinson

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/de-la-hoya-sebut-satu-petinju-bisa-kalahkannya-di-masa-prima
112
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini