David Haye Minta Moses Itauma Tidak Terburu-buru Ganti Pelatih

Penulis: Hanif Rusli
Rabu 04 Nov 2026, 17:26 WIB - 98 views
Moses Itauma harus memahami penyebab kekalahan dan berdiskusi dengan pelatih mengenai perbaikan yang diperlukan agar kejadian serupa tidak terulang. (Foto: Fight TV)

Moses Itauma harus memahami penyebab kekalahan dan berdiskusi dengan pelatih mengenai perbaikan yang diperlukan agar kejadian serupa tidak terulang. (Foto: Fight TV)

Ligaolahraga.com -

David Haye meyakini Moses Itauma masih memiliki peluang besar untuk memenuhi potensinya sebagai petinju kelas berat.

Namun, mantan juara dunia dua divisi itu menilai Itauma harus mengambil pelajaran dari kekalahan yang dialaminya saat menghadapi Filip Hrgovic, bukan terburu-buru mengganti tim pelatih.

Moses Itauma, 21 tahun, mengalami kekalahan pertama dalam karier profesionalnya setelah dihentikan Hrgovic pada ronde kesembilan dalam perebutan gelar kelas berat IBF yang lowong pada 29 Agustus.

Petinju Inggris tersebut tampil agresif sejak awal dan mendominasi tujuh ronde pertama. Namun, Hrgovic mampu bertahan menghadapi tekanan hingga Itauma mulai kehabisan tenaga.

Petinju asal Kroasia itu kemudian memanfaatkan kondisi tersebut untuk mengambil alih pertarungan dan memastikan kemenangan melalui penghentian dramatis pada ronde kesembilan.

Haye menilai pengalaman tersebut serupa dengan kekalahan yang pernah dialaminya dari Carl Thompson pada September 2004.

Saat itu, Haye datang dengan catatan 10 kemenangan beruntun melalui penghentian lawan. Namun, ia belum pernah menghadapi petinju yang mampu bertahan dari pukulan-pukulannya.

Thompson, mantan juara kelas penjelajah WBO, saat itu berusia 40 tahun dan sudah berada di penghujung kariernya.

Meski demikian, ia mampu menyerap serangan Haye selama tiga ronde pertama sebelum mengambil alih kendali pada ronde kelima dan mencatat kemenangan mengejutkan.

Alih-alih menganggap kekalahan tersebut sebagai sebuah kebetulan, Haye kembali berlatih bersama pelatih Adam Booth untuk memperbaiki pendekatannya.

Hasilnya, ia kemudian menyatukan gelar kelas penjelajah sebelum naik ke kelas berat dan merebut gelar juara dunia WBA.

"Saya harus menerima kenyataan bahwa melakukan semuanya dengan cara saya sendiri saat bertarung ternyata tidak cukup untuk bersaing di level dunia," kata Haye kepada talkSPORT Boxing.

Haye juga mempertanyakan apakah Itauma benar-benar perlu mengerahkan begitu banyak pukulan untuk memenangi ronde-ronde awal dengan nyaman.

Moses Itauma mulai berlatih bersama Ben Davison setelah berpisah dengan Al Smith pada Maret 2024. Di bawah arahan Davison, ia berkembang menjadi salah satu petinju muda paling menarik di dunia tinju Inggris.

Meski Davison memiliki rekam jejak menangani sejumlah petinju sukses, timnya belakangan mengalami hasil buruk di kelas berat.

Kekalahan Anthony Joshua dari Daniel Dubois pada September 2024 serta dua kekalahan Fabio Wardley dari petinju yang sama turut menjadi sorotan.

Namun, Haye menegaskan pergantian pelatih bukan solusi utama bagi Itauma.

"Ketika saya kalah dari Carl Thompson, saya tidak berpikir membutuhkan pelatih baru. Itu justru hal terakhir yang terlintas," ujarnya.

Menurut Haye, Itauma harus meninjau kembali pertarungannya, memahami penyebab kekalahan, dan berdiskusi dengan pelatih mengenai perbaikan yang diperlukan agar kejadian serupa tidak terulang.

Artikel Tag: david haye, filip hrgovic

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/david-haye-minta-moses-itauma-tidak-terburu-buru-ganti-pelatih
98
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini