Crawford Ungkap Alasan Dukung Keputusan Errol Spence Jr untuk Pensiun

Errol Spence Jr
Berita Tinju - Perjalanan panjang Errol Spence Jr di dunia tinju profesional resmi berakhir setelah kalah angka mutlak dari Tim Tszyu dalam duel kelas menengah yang berlangsung di Sydney, Australia. Kekalahan tersebut menjadi penutup karier mantan juara dunia kelas welter yang selama bertahun tahun dikenal sebagai salah satu petinju terbaik di generasinya.
Laga melawan Tszyu menjadi penampilan pertama Spence sejak kekalahan telaknya dari Terence Crawford pada pertarungan perebutan gelar juara dunia tak terbantahkan kelas welter pada 2023. Setelah absen hampir tiga tahun, Spence mencoba memulai lembaran baru dengan naik ke divisi kelas menengah. Namun, ia gagal menemukan performa terbaiknya.
Sepanjang pertarungan, Spence sempat menunjukkan beberapa kombinasi pukulan ke arah tubuh lawan yang cukup efektif. Akan tetapi, tekanan dan kekuatan fisik Tszyu perlahan membuat mantan juara dunia asal Amerika Serikat itu kehilangan ritme. Memasuki ronde ronde akhir, Tszyu tampil semakin dominan hingga akhirnya memastikan kemenangan melalui keputusan mutlak juri.
Pertandingan tersebut turut disaksikan langsung oleh Terence Crawford dari tepi ring. Menariknya, sebelum duel berlangsung, Crawford sempat memprediksi Spence mampu meraih kemenangan. Namun setelah melihat jalannya pertarungan, ia mengaku melihat perubahan besar pada mantan rivalnya itu.
Melalui akun media sosialnya, Crawford memberikan penilaian singkat mengenai kondisi Errol Spence Jr selama bertanding.
"Bahasa tubuhnya tidak terlihat meyakinkan. Tim terlihat lebih kuat dan pukulannya lebih bertenaga. Dia mampu menerima pukulan Spence dengan baik, sedangkan Spence kesulitan menghadapi serangan baliknya. Refleksnya sudah tidak seperti dulu," tulis Crawford.
Tak lama setelah kekalahan tersebut, Spence mengumumkan keputusan pensiun dari dunia tinju. Petinju berusia 36 tahun itu mengaku puas dengan pencapaiannya dan ingin lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga.
"Keuangan saya sudah aman, semuanya berjalan baik. Saya memiliki keluarga yang luar biasa. Saya bersyukur bisa meninggalkan olahraga ini dengan kondisi yang masih sehat dan keluarga tetap berada di sisi saya. Ini perjalanan yang luar biasa, sekarang waktunya menikmati kehidupan bersama keluarga," ujar Spence.
Errol Spence Jr menutup karier profesionalnya dengan rekor 28 kemenangan, termasuk 22 kemenangan knockout, serta dua kekalahan. Selama berada di puncak karier, ia sukses menyatukan sabuk juara dunia WBC, WBA, dan IBF kelas welter, serta mencatat kemenangan penting atas Kell Brook, Shawn Porter, Danny Garcia, dan Yordenis Ugas.
Sementara itu, Terence Crawford juga telah mengakhiri kariernya setelah sebelumnya merebut gelar juara dunia tak terbantahkan di dua divisi berbeda. Persaingan keduanya akan tetap dikenang sebagai salah satu rivalitas terbesar dalam sejarah kelas welter modern.
Artikel Tag: danny garcia, shawn porter, kell brook, kelas welter, terence crawford, errol spence jr, kelas menengah, tim tszyu, yordenis ugas
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/crawford-ungkap-alasan-dukung-keputusan-errol-spence-jr-untuk-pensiun

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini