Carl Froch Jagokan Joe Calzaghe dalam Duel Impian Lawan Andre Ward

Joe Calzaghe
Berita Tinju - Joe Calzaghe menjadi satu-satunya petinju yang menurut Carl Froch berpeluang mengalahkan Andre Ward dalam pertarungan hipotetis. Froch menilai gaya bertarung dan volume pukulan Calzaghe dapat menjadi masalah besar bagi Ward.
Ward dikenal sebagai salah satu petinju paling teknis di generasinya. Mantan juara dunia kelas menengah super dan kelas berat ringan itu mengakhiri karier tanpa kekalahan dengan rekor 32 kemenangan dari 32 pertandingan.
Salah satu kemenangan terbesar Ward terjadi ketika menghadapi Froch pada final turnamen Super Six World Boxing Classic pada 2011. Ward mengalahkan Froch melalui keputusan angka mutlak sekaligus mempertahankan gelar WBA kelas menengah super.
Froch kesulitan menemukan solusi untuk menghadapi gaya bertarung Ward yang defensif, cerdas, dan efektif dalam pertarungan jarak dekat. Ward kemudian melanjutkan dominasinya dengan mengalahkan sejumlah nama besar seperti Chad Dawson dan Mikkel Kessler.
Namun, bagi Froch, ada satu petinju yang diyakininya memiliki gaya cukup efektif untuk mengatasi Ward, yaitu Joe Calzaghe.
Calzaghe mengakhiri karier dengan rekor sempurna 46 kemenangan tanpa kekalahan. Petinju asal Wales tersebut juga tercatat sebagai pemegang rekor pertahanan gelar dunia kelas menengah super terbanyak secara beruntun dengan 21 kali.
Menurut Froch, kemampuan Calzaghe mempertahankan volume pukulan tinggi sepanjang pertandingan dapat membuat Ward kesulitan mengendalikan jalannya laga.
"Saya sangat ingin melihat Andre Ward menghadapi Calzaghe. Saya ingin melihat Calzaghe mengalahkan Ward dan saya pikir dia memang bisa melakukannya," kata Froch melalui kanal YouTube miliknya.
Froch mengakui pilihannya terhadap Calzaghe bukan keputusan yang mudah. Namun, ia menilai gaya bertarung petinju Wales tersebut memiliki satu keunggulan yang bisa mengganggu Ward.
"Dengan berat hati saya memilih Calzaghe karena saya benar-benar berpikir dia bisa mengalahkan Ward melalui volume pukulannya," ujar Froch.
Meski demikian, Froch memberikan satu syarat. Menurutnya, duel tersebut harus digelar di Inggris agar Calzaghe memiliki peluang maksimal untuk menang.
"Pertarungan itu harus berlangsung di Inggris. Tidak ada gunanya digelar di Amerika dengan Steve Smoger sebagai wasit," katanya.
Nama Steve Smoger tidak muncul tanpa alasan. Wasit asal Amerika Serikat tersebut menjadi pengadil ketika Ward mengalahkan Froch dan Dawson. Smoger sempat mendapat kritik karena dianggap terlalu membiarkan Ward melakukan clinch dan mengikat lawannya dalam pertarungan jarak dekat.
Calzaghe sendiri tidak pernah berhadapan dengan Ward sepanjang kariernya. Keduanya berada di era yang berdekatan, tetapi Calzaghe pensiun pada 2008, sementara Ward baru mulai memasuki puncak kariernya beberapa tahun kemudian.
Meski hanya menjadi pertarungan hipotetis, duel Joe Calzaghe dan Andre Ward tetap menarik untuk dibahas karena keduanya sama-sama pensiun tanpa kekalahan. Calzaghe memiliki rekor 46-0, sedangkan Ward menutup karier dengan 32-0.
Bagi Froch, jika pertarungan tersebut benar-benar terjadi dan digelar di Inggris, kombinasi volume pukulan serta stamina Calzaghe bisa menjadi faktor yang cukup untuk menghentikan dominasi Ward.
Artikel Tag: andre ward, kelas berat ringan, carl froch, kelas menengah super
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/carl-froch-jagokan-joe-calzaghe-dalam-duel-impian-lawan-andre-ward

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini