Canelo Alvarez Diragukan Mampu Atasi Tekanan dari Christian Mbilli

Canelo Alvarez dan Christian Mbilli
Berita Tinju - Paulie Malignaggi menjagokan Christian Mbilli untuk mengalahkan Saul Canelo Alvarez saat kedua petinju bertemu di Riyadh, Arab Saudi, pada 31 Oktober mendatang.
Menurut mantan juara dunia asal Amerika Serikat itu, Mbilli memiliki gaya bertarung yang selama ini paling tidak disukai Canelo, yakni tekanan tanpa henti dengan volume pukulan yang tinggi.
"Saya rasa Canelo tidak akan mengalahkan Mbilli karena Mbilli membawa tempo yang sangat tinggi. Satu hal yang paling tidak disukai Canelo adalah menghadapi lawan dengan ritme seperti itu," ujar Malignaggi kepada FightHype.
Pertarungan tersebut semula dijadwalkan berlangsung pada 12 September, namun ditunda karena alasan keluarga yang disampaikan kubu Canelo.
Meski demikian, duel tetap menjadi salah satu laga paling dinantikan di divisi kelas menengah super. Canelo akan mencoba merebut sabuk juara dunia WBC yang kini berada di tangan Mbilli.
Status Mbilli sebagai juara dunia penuh didapat setelah Terence Crawford mengosongkan seluruh gelarnya usai memutuskan pensiun pada Desember lalu. Sebelumnya, Crawford merebut gelar juara dunia tak terbantahkan kelas menengah super dengan mengalahkan Canelo melalui kemenangan angka mutlak pada September tahun lalu.
Sementara itu, Mbilli dipromosikan dari juara interim menjadi juara dunia WBC setelah mempertahankan sabuk interim lewat hasil imbang 10 ronde melawan Lester Martinez pada laga pendukung Canelo melawan Crawford.
Penampilan tersebut kembali menunjukkan ciri khas Mbilli yang selalu menekan lawan dengan intensitas tinggi sepanjang pertarungan.
Meski Mbilli sudah lebih dari setahun tidak bertanding, Malignaggi tetap yakin gaya bertarungnya akan menjadi ancaman serius bagi Canelo yang kini telah berusia 36 tahun.
Bahkan, ia menilai kekalahan dari Crawford menjadi sinyal bahwa karier Canelo mulai memasuki fase akhir.
"Kalaupun Canelo berhasil menang, saya harap dia tidak kembali menahan sabuk itu tanpa memberi kesempatan kepada penantang terbaik. Dia sudah memiliki karier yang luar biasa, sekarang saatnya memberi jalan kepada generasi berikutnya," katanya.
Malignaggi juga menilai divisi kelas menengah super justru berkembang lebih kompetitif sejak Canelo Alvarez kehilangan status juara tak terbantahkan.
Saat ini, selain Mbilli yang memegang gelar WBC, tiga sabuk utama lainnya dimiliki Hamzah Sheeraz (WBO), Osleys Iglesias (IBF), dan Jaime Munguia (WBA), sehingga persaingan di kelas 168 pon diperkirakan semakin menarik dalam beberapa bulan ke depan.
Artikel Tag: wbo, wba, ibf, saul canelo alvarez, canelo Álvarez, paulie malignaggi, kelas menengah super, jaime munguia, christian mbilli, hamzah sheeraz
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/canelo-alvarez-diragukan-mampu-atasi-tekanan-dari-christian-mbilli

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini