Usai Gantung Raket, Petenis Ini Berbincang Dengan Tomas Berdych

Penulis: Dian Megane
Rabu 11 Des 2019, 11:03 WIB
Usai Gantung Raket, Petenis Ini Berbincang Dengan Tomas Berdych

Tomas Berdych [kiri] dan Roger Federer [kanan] sebelum melakoni Laver Cup 2017 di Praha

Berita Tenis: Dalam sebuah wawancara, Tomas Berdych merefleksi akhir dari kariernya di dunia tenis melalui sebuah upacara di ATP Finals, London bulan lalu.

Mengenai perpisahannya di London, petenis berkebangsaan Ceko, Berdych mengungkapkan, “Saya benar-benar menyukainya. Saya melakoni banyak pertandingan di London. Saya mendapatkan waktu untuk mengingat beberapa pengalaman terbaik dalam karier saya.”

“Kami menaiki perahu dan mengunjungi kota. Setelah upacara perpisahan, Roger Federer mendatangi saya. Ia berbincang dengan saya dan memberi saya selamat. Itu mungkin momen terbaik.”

Ditanya mengenai beberapa pesan paling istimewa yang ia terima, Berdych menjawab, “Saya belum membaca semuanya. Barbora Strycova membagikan sebuah foto ketika saya masih benar-benar muda. Kalau tidak salah, saya mengirimkan foto itu kepadanya enam bulan lalu. Andy Murray, yang mengalami situasi hampir mirip, mengirimkan pesan kepada saya, bahkan jika saya tidak berencana untuk kembali seperti yang ia lakukan. Kami sangat berbeda mengenai hal itu.”

Mengenai keputusannya untuk gantung raket, Berdych menambahkan, “Hal itu telah berada dalam benak saya selama beberapa waktu dan saya merasa tidak sepenuhnya sehat. Saya tidak bisa memukul bolanya dengan 100 persen. Satu hari saya terbangun dan saya merasa hampa. Tampaknya sesuatu telah meninggalkan saya. Saya mulai kehilangan kekuatan. Saya tidak memiliki motivasi ataupun energi.”

Salah satu pertandingan Berdych yang menonjol adalah pertandingan melawan Federer di Olimpiade tahun 2004 di Athena. Di pertandingan tersebut, Berdych secara mengejutkan mampu menundukkan Federer yang saat itu bertengger di peringkat 1 dunia dengan hasil ketat 6-4, 5-7, 7-5.

Artikel Tag: Tenis, tomas berdych, Roger Federer

671  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini