Taylor Fritz Taklukkan Lawan dan Rasa Nyeri Demi Semifinal Di Dallas

Taylor Fritz [image: getty images]
Berita Tenis: Taylor Fritz bertahan menghadapi laga yang sengit maupun rasa nyeri karena cedera demi membukukan satu tempat di semifinal Dallas Open musim 2026.
Pantang menyerah, petenis tuan rumah menaklukkan rekan senegaranya, Sebastian Korda dengan 6-7, 6-4, 7-6 di perempatfinal Dallas Open.
Pada kedudukan 4-5, 30/15 di set pertama, petenis unggulan pertama melakukan pukulan backhand canggung yang menyebabkan rasa nyeri hebat dan harus mendapatkan kunjungan dari fisioterapis di pertandingan yang sama. Setelah berbicara sepanjang pekan tentang cedera yang dialaminya dalam satu musim terakhir, pemandangan tersebut sangat mengkhawatirkan.
“Itu salah satu yang aneh. Ia menembakkan pengembalian yang sangat keras, sehingga saya harus memukul backhand dengan gerakan cepat dan cara saya memukulnya membuat siku saya terbentur. Itu bola yang dipukul dengan keras, jadi, saya rasa cara saya memukulnya ke belakang dan meluruskan siku saya, saya langsung merasakan rasa nyeri yang sangat tajam di siku saya,” jelas Fritz.
“Saya pergi ke kotak handuk, saya merasakannya dan saya pikir, ‘Saya akan mencoba melakukan servis’. Untungnya saya berhasil dan itu bukan servis yang buruk, karena bola kembali dan saya tidak bisa memukul bola berikutnya. Rasa nyerinya sangat tajam.”
Petenis peringkat 7 dunia pun menjalani perawatan untuk cederanya dan masih merasakan rasa nyeri, tetapi tidak seintens sebelumnya. Ia menerima beberapa kunjungan dari fisioterapis yang menurutnya sangat membantu.
“Rasanya membaik, lalu saya mulai mendapatkan kepercayaan diri. Lalu, saya melakukan servis yang menyebabkan saya mengalami rasa nyeri yang sama dan itu cukup tajam, seperti saya tidak kuat untuk memegang raket. Tidak ada kesempatan saya bisa memukul bola berikutnya,” tambah Fritz.
“Itu aneh, tetapi kemudian saya meminum obat penghilang rasa sakit dan seiring dengan berjalannya pertandingan, saya mulai berhenti merasakannya dan saya mampu mempercayainya, lalu tidak ada rasa nyeri apa pun di sepanjang set ketiga, juga sebagian besar set kedua.”
Meskipun begitu, ia masih harus mengatasi Koda yang melakukan servis pada kedudukan 5/4 di babak tiebreak set ketiga. Tetapi mantan petenis peringkat 15 dunia malah melakukan kesalahan secara beruntun dengan forehand-nya, sehingga petenis unggulan pertama bisa keluar dari lubang jarum.
Fritz yang menembakkan 22 ace dan mengamankan keempat peluang break point yang ia hadapi, selanjutnya akan bertemu petenis berkebangsaan Kroasia, Marin Cilic yang menghabisi petenis berkebangsaan Inggris, Jack Pinnington Jones dengan 6-1, 6-4 dalam waktu 78 menit saja.
Petenis yang telah mengantongi 21 gelar, Cilic pekan ini mengincar gelar pertama sejak menjadi juara di Hangzhou musim 2024. Jelas semifinal Dallas Open, petenis unggulan pertama unggul 2-1 dalam head to head mereka, tetapi mereka belum bertanding melawan satu sama lain sejak musim 2022.
Di aksi lain, petenis tuan rumah, Ben Shelton juga harus berjuang habis-habisan demi menumbangkan petenis berkebangsaan Serbia, Miomir Kecmanovic dengan 5-7, 6-3, 6-4.
Melenggang ke semifinal turnamen ATP ke-13 dalam kariernya, petenis unggulan kedua, Shelton selanjutnya akan menghadapi petenis unggulan ketujuh sekaligus juara bertahan, Denis Shapovalov yang memetik kemenangan 5-7, 6-4, 6-3 atas petenis berkebangsaan Spanyol, Alejandro Davidovich Fokina.
Artikel Tag: taylor fritz, marin cilic, sebastian korda, dallas open
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/taylor-fritz-taklukkan-lawan-dan-rasa-nyeri-demi-semifinal-di-dallas























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini