Tanpa Ayunkan Raket, Victoria Azarenka Akhiri Puasa Gelar Di Cincinnati Open

Victoria Azarenka memenangkan gelar turnamen WTA nomor tunggal pertama di Cincinnati Open sejak menjadi seorang ibu
Berita Tenis: Petenis yang telah mengantongi dua gelar Grand Slam, Victoria Azarenka kembali menjadi juara untuk kali pertama sejak musim 2016 setelah ia mengantongi gelar Cincinnati Open (Western & Southern Open) musim ini.
Kemenangan tersebut Azarenka dapatkan dengan mudah setelah lawannya, Naomi Osaka terpaksa mundur jelang partai puncak akibat cedera hamstring. Tetapi setelah satu pekan memperlihatkan performa mengesankan, termasuk hanya kehilangan satu set dalam perjalanan menuju final, Azarenka masih merasa sangat senang dengan perjalanannya di Cincinnati Open musim ini.
“Saya pikir sungguh disayangkan, karena saya sebenarnya benar-benar menantikan untuk berkompetisi melawan Naomi,” aku Azarenka.
“Pertandingan itu akan menjadi peluang yang mengagumkan untuk menghadapi level permainannya dan ia telah bermain dengan luar biasa. Saya kalah darinya saat terakhir kali kami bertemu, jadi, saya benar-benar menantikannya.”
“Dan bertandingn di final rasanya selalu istimewa. Saya hanya harus menerimanya. Saya tentunya sangat ingin bertanding, tetapi anda tahu, saya melakoni lima pertandingan yang benar-benar apik pekan ini dan saya pikir saya layak berada di sini.”
Memasuki Cincinnati Open musim ini, Azarenka menghilangkan karat dalam permainannya setelah melewatkan tiga bulan pertama pada musim ini karena alasan pribadi dan lima bulan berikutnya pandemi COVID-19 menghentikan turnamen tenis. Dua turnamen yang Azarenka lakoni sebelum pandemi, berakhir dengan kekalahan di babak pertama dan ia tanpa kemenangan di nomor tunggal sejak Cincinnati Open musim lalu.
Namun, Azarenka mematahkan catatan buruk tersebut ketika mengalahkan petenis unggulan ke-15, Donna Vekic, dilanjutkan dengan kemenangan dua set langsung atas dua petenis berkebangsaan Perancis, Caroline Garcia dan Alize Cornet.
Azarenka juga mengandaskan salah satu petenis yang tengah memanas, Ons Jabeur dan mengantongi kemenangan pertama atas petenis peringkat 20 besar ketika menundukkan petenis unggulan kedelapan, Johanna Konta dengan tiga set di semifinal.
“Saya merasa sangat senang untuk memasuki lapangan dan bertanding. Level kepercayaan diri saya, saya pikir tidak berubah hanya berdasarkan hasil yang saya menangkan di sini. Saya merasa cukup percaya diri dengan latihan yang telah saya lakoni,” papar Azarenka.
“Jadi, semua hasil itu hanya mengkonfirmasi bahwa hal yang saya lakukan sudah benar, tetapi memasuki lapangan, saya cukup percaya diri dengan kemampuan saya.”
Bagi Azarenka, kemenangan gelar kali ini lebih dari gelar turnamen WTA nomor tunggal pertama sejak memenangkan gelar di Indian Wells dan Miami pada musim 2016, tetapi kemenangan gelar tersebut menjadi gelar pertama sejak ia menjadi seorang ibu.
“Pencapaian ini sangai signifikan. Ini gelar pertama saya sebagai seorang ibu. Saya bahkan belum pernah memikirkannya. Jadi, hal itu membuat semuanya istimewa,” seru Azarenka.
“Saya bekerja keras untuk memenangkan pertandingan, tetapi saya begitu menikmati proses bermain dan bertanding, dan kemenangan saya rasa adalah bonus. Memenangkan turnamen adalah bonus. Saya menikmati bermain tenis. Saya sangat bersenang-senang ketika berlatih sebelum pertandingan sehingga membuat saya ingin memasuki lapangan dan lebih banyak bertanding.”
Artikel Tag: tenis, victoria azarenka, cincinnati open, naomi osaka
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/tanpa-ayunkan-raket-victoria-azarenka-akhiri-puasa-gelar-di-cincinnati-open
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini