Sofia Kenin Persiapkan Diri Demi Pertahankan Gelar Australian Open

Penulis: Dian Megane
Kamis 28 Jan 2021, 10:38 WIB
Sofia Kenin akan pertahankan gelar Grand Slam untuk kali pertama dalam kariernya di Australian Open 2021

Sofia Kenin ketika menjadi juara Australian Open 2020

Berita Tenis: Sofia Kenin mengakui bahwa ia berjuang keras menemukan motivasi ketika dunia tenis terhenti pada musim lalu tidak lama setelah kemenangannya di Australian Open.

Petenis non unggulan asal AS tiba di Melbourne Park pada Januari musim lalu dengan kekuatan yang tidak terduga, termasuk menumbangkan petenis peringkat 1 dunia, Ashleigh Barty di semifinal dan Garbine Muguruza di final, sehingga menjadikannya juara Australian Open termuda dalam 12 musim terakhir ketika ia berusia 21 tahun.

Namun, petenis peringkat 4 dunia tidak memiliki banyak kesempatan untuk menikmati kemenangan gelar Grand Slam tersebut, setelah hanya melakoni empat turnamern lain, termasuk memenangkan gelar di Lyon pada awal Maret musim lalu, sebelum pandemi COVID-19 membuat dunia tenis terhenti selama beberapa bulan.

Lebih dari lima bulan berlalu sebelum turnamen WTA mau pun ATP akhirnya digelar kembali.

“Musim lalu seharusnya menjadi musim terbaik setelah memenangkan gelar Grand Slam, lalu pandemi terjadi,” ungkap Kenin.

“Hal itu mengorbankan banyak hal dan saya pastinya merasa kecewa. Cukup sulit bagi saya untuk tetap termotivasi ketika secara konstan setiap turnamen dibatalkan. Anda lihat sendiri bahwa dalam empat atau lima bulan sama sekali tidak ada turnamen, yang membuatnya benar-benar berat.”

Hal berharga bagi Kenin di masa-masa kelam tersebut adalah ia masih bisa berlatih di akademi pribadi yang berada dekat dengan rumahnya di bawah bimbingan sang pelatih sekaligus ayahnya, Alexander Kenin.

“Hal itu menjadi hal yang luar biasa, tetapi di awal sesi latihan kam, tidak berjalan dengan begitu baik, tidak ada motivasi,” aku Kenin.

“Sejujurnya, hal itu cukup membuat depresi. Tetapi ayah saya tahu mengapa saya merasa seperti itu, jadi, ia pastinya membantu saya.”

Petenis AS akhirnya bisa menghadapi situasi tersebut dan menyelesaikan musim 2020 dengan hasil cukup meyakinkan setelah ia berhasil melaju ke babak keempat US Open (kalah dari Elise Mertens) dan melaju ke final Grand Slam kedua pada musim 2020 di French Open sebelum kalah dari Iga Swiatek.

Petenis yang baru mengantongi satu gelar Grand Slam tidak termasuk 72 petenis yang diharuskan menjalani karantina ketat ketika tiba di Melbourne, yang artinya ia bisa berlatih setiap harinya dalam dua pekan terakhir.

“Saya benar-benar berharap akan ada lebih banyak turnamen yang bisa saya lakoni pada musim ini,”aku Kenin yang siap untuk mempertahankan gelar Australian Open.

“Saya menantikan musim hard-court di AS, terutama setelah Australia. Saya pikir itu semua akan berjalan dengan luar biasa, saya juga ingin melihat para penggemar saya dan kembali terhubung dengan mereka.”

“Tetapi saya melakukan semua hal yang bisa saya lakukan di turnamen tersebut agar mendapati diri saya siap dan saya pikir saya tidak memiliki pekerjaan yang belum terselesaikan dari musim lalu.”

“Saya pikir musim lalu ditakdirkan berlangsung seperti itu, musim lalu ditakdirkan untuk memunculkan beberapa turnamen, dan beruntungnya, saya bisa mencetak beberapa kesuksesan luar biasa. Musim ini adalah musim yang baru dan saya berada dalam kondisi terbaik saya.”

Artikel Tag: Tenis, australian open, Sofia Kenin

585  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini