Siap Lupakan Madrid, Mirra Andreeva Adaptasikan Permainannya Di Roma

Mirra Andreeva [image: proshots]
Berita Tenis: Mirra Andreeva merenungkan bagaimana ia menghadapi tantangan bermain di Foro Italico, Roma, di mana kondisinya sangat berbeda dengan di Madrid.
Petenis berusia 19 tahun tiba di Italian Open musim 2026, Roma setelah melalui dua pekan yang intens di Madrid, di mana ia mencapai final di nomor tunggal maupun ganda, sekali lagi menegaskan bahwa ia adalah salah satu tokoh utama di turnamen WTA.
Namun, petenis peringkat 7 dunia menegaskan bahwa pikirannya terfokus untuk segera menutup babak Madrid Open dan sepenuhnya berkonsentrasi pada apa yang ada di depannya saat ini, yaitu Italian Open.
"Tentu saja, dua pekan di Madrid sangat memukau, baik di nomor tunggal maupun ganda. Dua final. Saya pikir ada banyak hal positif yang bisa diambil dari dua pekan itu. Sekarang Madrid sudah berlalu, jadi kita harus melupakan apa yang terjadi di sana dan mencoba fokus sepenuhnya untuk tampil dengan baik di sini, di Roma,” ungkap Andreeva.
"Seperti yang Rafael Nadal katakan, apa yang terjadi di Madrid, terjadilah. Jadi sekarang kita berada di Roma. Saya menonton video itu pagi ini dan saya mencoba mempertahankan pola pikir itu untuk menghadapi setiap turnamen baru setelah tidak mencapai hasil yang saya inginkan. Saya akan mencoba mempertahankan cara berpikir itu."
"Saya mengerti bahwa beberapa pekan terakhir di clay-court berjalan dengan sangat baik. Saya bermain tiga pekan berturut-turut dengan performa apik, memenangkan satu turnamen, dan kalah di final. Secara keseluruhan, saya akan mengatakan itu adalah awal yang luar biasa untuk musim clay-court.”
“Tetapi, jelas, saya tidak sepenuhnya senang karena di setiap turnamen yang saya ikuti, saya ingin berjuang dan memenangkannya. Ada dua cara untuk melihatnya. Saya mencoba fokus pada sisi positif dan berpikir bahwa beberapa pekan terakhir di clay-court berjalan dengan baik. Sekarang saya ingin melanjutkan dengan cara yang sama."
Terkait adaptasi dari Madrid ke Roma, Andreeva menambahkan, "Hari ini, saya dan Conchita baru saja membicarakan betapa berbedanya semuanya. Di Madrid, saya memukul bola dan bola itu melambung tinggi karena ketinggian tempat, memantul banyak, dan saya menyukainya. Saya suka bermain di Madrid.”
“Di sini kondisinya berbeda. Hari ini juga hujan dan lapangan lebih berat, bola menjadi lebih besar, dan tidak terbang setinggi di Madrid. Anda harus cerdas untuk menyesuaikan permainan anda dan tidak terus memukul sekeras di Madrid. Di sini anda harus membangun poin dengan cara yang berbeda."
Kesan yang ditinggalkan petenis peringkat 7 dunia menjelang Italian Open adalah seorang petenis yang semakin dewasa, baik di atas maupun di luar lapangan. Di usianya yang baru menginjak 19 tahun, ia menggabungkan ambisi, bakat alami, dan kemampuan luar biasa untuk menganalisis dirinya sendiri. Setelah pukulan emosional di Madrid, pernyataannya mencerminkan ide yang sangat jelas, yaitu belajar dengan cepat, melupakan kekalahan, dan kembali berkompetisi dengan semangat yang sama seperti biasanya.
Di laga pembuka Italian Open, petenis unggulan kedelapan, Andreeva akan bertemu petenis berkebangsaan Kroasia, Antonia Ruzic yang membungkam petenis berkebangsaan Uzbekistan, Kamilla Rakhimova dengan 6-4, 1-6, 6-3 di babak pertama.
Artikel Tag: madrid open, italian open, mirra andreeva
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/siap-lupakan-madrid-mirra-andreeva-adaptasikan-permainannya-di-roma

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini