Serena Williams Kenang Kembali Ketika Penonton Mencemoohnya Di Final Indian Wells 2001

Penulis: Dian Megane
Rabu 05 Des 2018, 16:12 WIB
Serena Williams Kenang Kembali Ketika Penonton Mencemoohnya Di Final Indian Wells 2001

Serena Williams [kiri] dan Kim Clijsters [kanan] usai lakoni final di Indian Wells 2001

Kepada GQ Magazine, Serena Williams mengungkapkan ada tiga pertandingan yang masih ia ingat dengan sangat baik.

Pada final US Open 1999, Williams mengalahkan Martina Hingis dengan 6-3, 7-6.

“Memenangkan Grand Slam pertama saya benar-benar menjadi titik balik yang sangat signifikan dalam karier saya. Saya selalu mengatakan bahwa saya akan memenangkan Grand Slam dan hal selanjutnya yang saya ketahui adalah saya memenangkannya dengan mengalahkan petenis peringkat 1 dunia saat itu. Hingis benar-benar mendominasi dunia tenis saat itu, jadi saya lega memenangkannya, karena saya seperti melangkah lebih jauh dalam karier saya,” papar Williams.

Lalu, tentunya Williams mengenang kembali final di Indian Wells yang ia menangkan dengan 4-6, 6-4, 6-2 atas Kim Clijsters.

Di semifinal, kakaknya, Venus Williams yang seharusnya menjadi lawan Williams mundur akibat cedera. Lalu di final,Williams dicemoooh para penonton bahkan menerima pesan yang berbau rasis.

“Saya masih remaja dan para penonton mencemooh saya. Para penontonnya sebagian besar berkulit putih dan di tengah-tengah sebuah kota yang didominasi ras Kaukasia, dan itu sangat sulit bagi saya, terutama menjadi petenis kulit hitam dan mencatatkan sejarah,” jelas Williams.

“Ketika saya berjalan memasuki lapangan, para penonton mulai membully saya, jadi itu benar-benar waktu yang sangat menyulitkan bagi saya untuk melakoni pertandingan dan ketika saya melakukannya, rasanya seperti, siapa yang ingin pergi ke sebuah tempat yang tidak ingin mereka datangi dan saya baik-baik saja dengan hal itu.”

“Semua orang bisa memiliki opini mereka masing-masing, tetapi saya merasa saya memerlukan sedikit waktu untuk menjauh dari turnamen itu. Saya akhirnya kembali pada musim 2014 dan generasinya telah berganti. Cukup baik kembali ke sana dan melihat anak-anak yang belum pernah melihat saya bertanding di sana.”

“Saya pikir, sungguh luar biasa bahwa karier saya bisa bertahan selama ini dan hal itu bahkan lebih berpengaruh.”

Williams melengkapi gelar Grand Slamnya untuk kali pertama pada musim 2003 dengan memenangkan Australian Open dan itu menjadi tonggak bersejarah dalam kariernya.

“Saya benar-benar gugup ketika tampil di final Australian Open tersebut. Saya pikir pertandingannya berlangsung tiga set dan saya kalah di set pertama,” lanjut Williams.

“Pada peluang match point, saya seperti bertanya-tanya bagaimana saya melakukannya. Rasanya benar-benar keren, tidak ada seorang petenis pun yang melakukannya sejak Steffi Grad pada tahun 1980an dan pada 2003, saya melengkapi gelar Grand Slam saya, yang sangat sulit untuk dilakukan.”

“Saya pikir, alasan yang membuat saya menjadi individu yang lebih kuat adalah lawan saya meningkatkan permainan mereka untuk mengalahkan saya. Saya juga harus mengembangkan permainan saya, berusaha untuk menang, dan bermain dengan lebih baik dan lebih baik lagi.”

Artikel Tag: Tenis, australian open, US Open, BNP Paribas Open, Serena Williams, venus williams, Martina Hingis

851