Roger Federer Terkejut Dengan Kebakaran Hutan Di Australia Tahun Ini

Penulis: Dian Megane
Jumat 17 Jan 2020, 10:09 WIB
Roger Federer Terkejut Dengan Kebakaran Hutan Di Australia Tahun Ini

Roger Federer ketika melakoni sesi latihan di Melbourne musim ini

Berita Tenis: Petenis peringkat 3 dunia, Roger Federer merasa tidak percaya dengan seberapa buruk krisis kebakaran hutan di Australia hingga ia tiba di benua tersebut dan berbicara dengan para korban.

Federer tidak berpartisipasi di ATP Cup dan menghabiskan awal Januari lalu dengan berlatih dan menikmati waktu bersama keluarganya yang sebagian besar ia habiskan di Dubai.

“Rasanya sungguh berat untuk menyaksikannya. Seperti yang anda lihat di berita, anda tidak benar-benar tahu seberapa buruk kebakaran itu, tetapi kemudian anda mendengar lebih banyak tentang hal itu dan merasakan bahwa hal itu benar-benar buruk,” ungkap Federer.

“Lalu anda tiba di sana dan anda berbicara kepada orang-orang yang menerima dampaknya. Sungguh menyedihkan. Anda berharap hal itu tidak terjadi di negara anda. Di Swiss, kami cukup beruntung. Kami tidak mengalami situasi ekstrim seperti itu.”

Bersama para petenis kenamaan lainnya, Federer ikut berpartisipasi dalam ajang amal, Rally For Relief. Ia mengambil peran besar dalam penggalangan dana yang akhirnya terkumpul hingga 4,8 juta dolar AS. Federer juga berharap untuk melihat para petenis saling bersatu setiap kali ada musibah seperti yang masih terjadi di Australia saat ini.

Ditanya mengapa memutuskan untuk berpartisipasi di Rally For Relief, Federer ingin semua orang tahu bahwa Australia masih merupakan destinasi wisata yang luar biasa.

“Hal yang saya inginkan adalah meningkatkan kewaspadaan, menggalang dana, dan memberi tahu orang-orang untuk datang dan berwisata ke Australia, karena orang-orang di penjuru dunia mungkin berpikir bahwa anda tidak bisa bepergian ke Australia saat ini. Jadi, itu tujuannya,” jawab Federer.

Artikel Tag: Tenis, australian open, Roger Federer

480  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini