Roger Federer Bantu Australian Open Cetak Sejarah Dengan Pecahkan Rekor

Roger Federer [image: getty images]
Berita Tenis: Mantan petenis peringkat 1 dunia, Roger Federer menjadi bintang utama ‘Pekan Pembukaan’ Australian Open musim 2026 menjelang babak utama turnamen.
Mantan petenis berkebangsaan Swiss memainkan babak tiebreak melawan petenis berkebangsaan Norwegia, Casper Ruud di Australian Open, yang dimenangkan oleh sang maestro tenis dengan skor 7-2.
Legenda tenis yang mengoleksi 20 gelar Grand Slam kemudian ikut serta dalam pertandingan ganda all-star sebagai bagian dari upacara pembukaan, yang menampilkan nama-nama besar seperti Pat Rafter, Andre Agassi, Lleyton Hewitt, dan Ashleigh Barty.
Penampilan sang maestro tenis di sepanjang Pekan Pembukaan telah membantu Australian Open mencetak sejarah. Acara tersebut pertama kali diperkenalkan pada musim 2023 dan terus berkembang pesat sejak saat itu.
Acara musim ini merupakan yang terbesar hingga saat ini, dengan hadirnya One-Point Slam dan turnamen Ganda Campuran yang dimenangkan oleh Nick Kyrgios. Daya tarik massal pekan pertama di Melbourne terlihat dari total 217.999 penggemar yang memadati acara tersebut sepanjang pekan.
Jumlah tersebut meningkat lebih dari 100.000 penggemar dibandingkan acara musim 2025, yang mencatat total 116.528 pengunjung di Melbourne Park.
Peningkatan popularitas ‘Pekan Pembukaan’ Grand Slam sungguh luar biasa, dengan acara pertama pada musim 2023 dihadiri oleh 63.120 penonton.
Publisitas dari penampilan Federer serta kemenangan bersejarah Jordan Smith di One-Point Slam, tentu saja telah membuat popularitas acara tersebut melonjak. Dengan dua pekan utama yang masih tersisa, Grand Slam di Melbourne musim ini berpotensi menjadi musim terbesar mereka hingga saat ini.
Mantan petenis peringkat 1 dunia mungkin telah membantu Australian Open mencapai level baru, tetapi dia tidak berpikir bahwa Happy Slam – julukan Grand Slam di Melbourne – sempurna. Dalam konferensi pers, iamengisyaratkan sedikit perubahan pada final Grand Slam tersebut.
Ia percaya bahwa turnamen tersebut seharusnya diadakan pada siang hari, bukan malam hari, agar anak-anak dapat terinspirasi oleh tenis.
“Mereka terlalu muda untuk datang menonton sesi malam. Jadi, saya pikir mungkin kita harus mengembalikan final sesi siang hari untuk anak-anak kecil karena semua petenis sekarang sudah memiliki anak dan kita ingin mereka menjadi bagian darinya,” ungkap Federer.
Federer bukanlah satu-satunya bintang yang mengeluhkan sesi malam hari di Australian Open, dengan petenis seperti Andy Murray dan Daniil Medvedev menyerukan pemberlakuan jam malam di acara tersebut.
Artikel Tag: Tenis, australian open, Roger Federer
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/roger-federer-bantu-australian-open-cetak-sejarah-dengan-pecahkan-rekor
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini