Reaksi Zheng Qinwen Usai Cetak Sejarah Bagi Negaranya Di Beijing

Penulis: Dian Megane
Minggu 11 Okt 2026, 09:36 WIB - 121 views
Pandangan Zheng Qinwen Usai Cetak Sejarah Bagi Negaranya Di Beijing

Zheng Qinwen [image: reuters]

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Petenis favorit tuan rumah, Zheng Qinwen menundukkan Elise Mertens dengan dua set langsung di semifinal China Open, Beijing musim 2026.

Peraih medali emas Olimpiade di Paris tahun 2024 mengatasi petenis berkebangsaan Belgia dengan relatif mudah, sehingga ia melaju ke final turnamen WTA level 1000 kedua dalam kariernya (setelah kalah di final Wuhan Open musim 2024 dari Aryna Sabalenka) sekaligus final pertamanya di China Open.

Petenis peringkat 54 dunia sadar masih ada tugas yang harus diselesaikan saat ia bersiap menghadapi juara French Open musim 2026, Mirra Andreeva yang telah dua kali menjuarai turnamen WTA level 1000 di final, tetapi ia tetap bangga dengan pencapaian yang menorehkan sejarah bagi negaranya.

Sejak China Open menjadi turnamen WTA level 1000 pada musim 2009, belum ada petenis tuan rumah yang tampil di final turnamen tersebut. Situasi tersebut berubah ketika petenis berusia 24 tahun berhasil memanfaatkan peluang match point saat menghadapi Mertens di semifinal.

“Ya, saya tidak berpikir sejauh itu di awal turnamen karena bagi saya, yang terpenting adalah menjalani pertandingan demi pertandingan. Saya senang bisa menjadi yang pertama. Tetapi, saya sadar perjuangan belum usai. Besok saya akan menghadapi lawan yang tangguh. Masih ada satu pertandingan lagi. Saya akan tetap rendah hati dan kita lihat saja nanti bagaimana hasilnya,” ujar Zheng.

Ia kemudian ditanya seberapa istimewa arti memenangkan gelar China Open di hadapan pendukung tuan rumah di Beijing.

"Tentu saja, saya selalu bangga bisa bertanding di hadapan pendukung tuan rumah. Saya selalu ingin menampilkan performa terbaik di hadapan mereka karena saya tahu betapa besarnya dukungan yang mereka berikan. Jadi, saya merasa tidak ingin mengecewakan mereka. Selain itu, saya juga tidak ingin mengecewakan diri sendiri. Di satu sisi, hal ini memang menjadi tekanan, namun di saat yang sama juga memberikan motivasi. Saya hanya perlu menyikapinya dengan cara yang tepat," jelas Zheng.

Mantan petenis peringkat 4 dunia bukan satu-satunya petenis putri Cina yang mencapai final China Open, karena rekan senegaranya, Zhang Shuai bersiap untuk melakoni laga final nomor ganda bersama Katerina Siniakova.

“Saat melihat rekan senegara tampil gemilang di turnamen internasional, hal itu memberikan semangat bagi banyak orang, baik tim putra, tim putri, maupun tim junior Cina. Itu sungguh hal yang positif,” tambah Zheng.

“Dulu saat masih junior, saya pun merasa termotivasi oleh para pendahulu. Kini, saat saya berada di lapangan, apa pun yang saya lakukan adalah upaya untuk memberikan inspirasi dan kekuatan bagi anak-anak tersebut. Saya ingin menjadi panutan bagi mereka. Saya ingin meningkatkan kemampuan saya. Saya tidak tahu di mana batas kemampuan saya. Di sepanjang karier yang terbatas ini, saya ingin membentuk diri saya menjadi versi terbaik.”

Artikel Tag: elise mertens, china open, zheng qinwen, mirra andreeva

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/reaksi-zheng-qinwen-usai-cetak-sejarah-bagi-negaranya-di-beijing
121
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini