Novak Djokovic Berambisi Lebih Di Shanghai Usai Pekan Fenomenal Di Beijing

Novak Djokovic [image: getty images]
Berita Tenis: Novak Djokovic mengingatkan dunia apa yang masih bisa ia lakukan di Beijing setelah ia memenangkan gelar ke-102 dalam kariernya sekaligus kali pertama pada musim 2026 di China Open.
Petenis berkebangsaan Serbia mendekati performa terbaiknya di China Open, termasuk kemenangan perempatfinal atas petenis yang tengah memanas, Alexander Zverev dalam perjalanan memenangkan gelar ketujuh di turnamen ATP level 500 tersebut. Setelah kemenangan tersebut, kini ia mengincar untuk membawa momentum tersebut menuju turnamen Masters 1000, Shanghai Open.
“Itu pekan yang fenomenal bagi saya, di Beijing, pekan terbaik pada musim ini, tidak diragukan lagi,” ungkap Djokovic di Shanghai. “Saya berusaha untuk membangun momentum di sini, di Shanghai, menggunakan kepercayaan diri, dan mudah-mudahan bisa melangkah lebih jauh lagi di turnamen ini, turnamen lain di Cina, di mana saya telah bermain dengan sangat baik dalam karier saya.”
“Saya menikmati bermain di Cina. Saya mengatakannya dalam banyak kesempatan, para penggemar, dukungannya telah begitu luar biasa. Pekan lalu itu adalah sesuatu yang benar-benar memukau, sangat istimewa dalam hal dukungan dan cinta yang saya dapatkan dari orang-orang di dalam maupun di luar stadion. Jadi, energi seperti yang yang saya selalu benar-benar butuhkan sebagai seorang petenis di atas lapangan, saya berusaha memanfaatkannya dan tampil sebaik mungkin.”
Petenis berkebangsaan Serbia telah tampil dengan memukau di Shanghai sebelumnya, termasuk mengangkat trofi kemenangan sebanyak empat kali. Ia pertama kali berkompetisi di Shanghai pada musim 2009 dan selama bermusim-musim ia telah membangun banyak kenangan di Cina.
Ia pun menggunakan kesempatan terssebut untuk memuji fasilitas dan kepemimpinan di Shanghai Open.
“Saya ingat musim 2007 adalah pertama kalinya saya tiba di Shanghai atau Cina, untuk Masters Cup di sini,” kenang Djokovic. "Mereka mengadakannya pada musim 2007 dan musim 2008 adalah musim terakhirnya. Saya memenangkannya pada musim 2008. Kemudian musim 2009, turnamen Masters 1000 di Shanghai dimulai dan sejak saat itu turnamen ini terus berlangsung setiap musim. Ini jelas merupakan salah satu turnamen favorit bagi banyak petenis, termasuk saya, di turnamen ATP.”
“Selalu ada keinginan serta semacam kebutuhan dan tantangan, bagi penyelenggara untuk memenuhi tuntutan para petenis dan tim mereka masing-masing. Tujuannya adalah memastikan adanya peningkatan dari musim ke musim — sesuatu yang lebih baik dibandingkan musim sebelumnya — sehingga pada akhirnya para petenis dapat merasa nyaman layaknya di rumah sendiri dan memiliki segala hal yang mereka butuhkan untuk tampil sebaik mungkin.”
Djokovic menghadapi undian yang berat di Shanghai Open musim ini, dengan juara musim 2023, Hubert Hurkacz sebagai lawan pertamanya. Ia bertekad untuk melaju lebih jauh demi semakin memperbesar peluangnya lolos ke ATP Finals. Ia sempat mengungkapkan keinginannya untuk bertanding di Turin pekan lalu, saat ini ia menempati posisi kesembilan klasemen sementara menuju ATP Finals dan secara efektif berada di posisi kualifikasi terakhir, menyusul keputusan Jannik Sinner untuk mengakhiri musimnya lebih awal pekan ini akibat cedera lutut.
Artikel Tag: novak djokovic, alexander zverev, china open, hubert hurkacz, shanghai open
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/novak-djokovic-berambisi-lebih-di-shanghai-usai-pekan-fenomenal-di-beijing
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini