Novak Djokovic Akui Bekerja Dengannya Tak Mudah

Novak Djokovic [image: getty images]
Berita Tenis: Novak Djokovic mengungkapkan kunci keberhasilan bekerja sama dengannya dan berbicara tentang pelatihnya saat ini, Boris Bosnjakovic, yang hadir di Australian Open 2026.
Mendampingi salah satu atlet terbaik dalam sejarah dalam perjalanannya adalah sebuah hak istimewa, tetapi juga sebuah tanggung jawab. Begitulah cara petenis berkebangsaan Serbia memandangnya, menyadari bahwa pengejaran keunggulan yang terus-menerus dapat menyebabkan perilaku yang tidak selalu sesuai dengan norma sosial dan tingkat tuntutan yang hanya sedikit orang yang mampu mengatasinya. Bosnjakovic adalah orang yang saat ini memenuhi peran ini di Australian Open 2026.
Segala sesuatu dapat ditingkatkan, tidak ada yang pernah cukup, dan setiap usaha yang dilakukan tidaklah memadai. Prinsip-prinsip ini telah membawa mantan petenis peringkat 1 dunia menuju kejayaan, karena ia selalu haus akan pengetahuan sepanjang karier olahraganya dan tidak takut untuk keluar dari zona nyamannya dalam mengejar peningkatan dalam tenis dan kehidupan pribadinya.
Petenis yang telah mengantongi 24 gelar Grand Slam telah menjelajahi banyak jalan dan telah didampingi oleh berbagai individu dalam perjalanan yang rumit menuju kehebatan olahraga.
Meskipun Marian Vajda dan Goran Ivanisevic telah menjadi figur paling ikonik sebagai pelatih bagi petenis berkebangsaan Serbia, yang lain juga telah mengambil peran ini, seperti Boris Becker, André Agassi, Radek Stepanek, Nenad Zimonjic, Andy Murray, Dusan Vemic, dan sekarang, Boris Bosnjakovic.
Namun siapakah pria yang bekerja dengan sang petenis di Australian Open 2026? Dalam konferensi pers dengan media Serbia, yang diliput oleh Sportklub, ia pun berbicara tentang pelatihnya saat ini dan tantangan menjadi bagian dari timnya.
“Saya berasumsi bahwa bekerja sama dengan saya bukanlah hal yang mudah, begitu pula melakukannya di level tertinggi. Saya sangat menuntut diri sendiri setiap hari dan itu tercermin dalam harapan saya terhadap anggota tim saya. Saya menuntut komitmen dan profesionalisme total dari setiap anggota tim saya dan bersikeras agar mereka tidak pernah puas dengan apa yang sudah mereka ketahui, tetapi tetap berpikiran terbuka dan mencari cara untuk meningkatkan diri,” jelas Djokovic.
“Saya ingin mereka menguasai kemajuan teknologi terbaru, menjelajahi semua aspek dunia olahraga, dan menerapkannya untuk membantu saya. Saya ingin tumbuh bersama mereka.”
Penting untuk memahami latar belakang Bosnjakovic dan bagaimana hubungannya dengan sang petenis berkembang, yang mengarah pada kolaborasi mereka saat ini. Lahir pada tahun 1974, mantan petenis profesional tersebut mencapai peringkat 740 dunia. Sangat mencintai olahraga ini, ia lulus dari Universitas Brigham Young di AS dan memfokuskan karir profesionalnya pada analisis taktik dan penerapan data dalam tenis. Ia pernah menjadi kepala pelatih di Novak Tennis Center dan bergabung dengan tim petenis berkebangsaan Serbia pada Desember 2023, bersama Dusan Vemic, bekerja sebagai analis lawan dan ahli strategi taktik.
Setelah Vemic meninggalkan tim, Bosnjakovic mengambil alih sebagai pelatih kepala dan kini menjadi figur terpenting dalam lingkungan kompetitif petenis berusia 38 tahun.
“Ia menjalankan berbagai peran sejak mulai bekerja dengan saya, tetapi sekarang ia memiliki lebih banyak tanggung jawab. Sebelum bergabung dengan saya, ia tidak memiliki banyak pengalaman sebagai pelatih di level setinggi ini, jadi kami berkembang dan tumbuh bersama. Kemajuannya akhir-akhir ini sangat terlihat,” tutur Novak Djokovic, yang bertujuan untuk merebut kembali kejayaan di Australian Open 2026.
Artikel Tag: Australian Open 2026, Novak Djokovic
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/novak-djokovic-akui-bekerja-dengannya-tak-mudah
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini