Nikola Bartunkova Sesumbar Permainannya Mirip Federer Dan Alcaraz

Nikola Bartunkova [image: AFP]
Berita Tenis: Petenis berusia 19 tahun, Nikola Bartunkova menyebabkan salah satu kekalahan mengejutkan di Australian Open 2026 setelah ia mengaramkan petenis peringkat 10 besar.
Melakoni Grand Slam pertama dalam kariernya, petenis berkebangsaan Ceko berjuang ekstra keras demi menundukkan petenis unggulan kesepuluh, Belinda Bencic dengan 6-3, 0-6, 6-4 di babak kedua Australian Open 2026. Kekalahan tersebut mematahkan 12 kemenangan beruntun yang petenis berkebangsaan Swiss bangun.
“Ini mimpi yang menjadi nyata, karena itu pertandingan yang luar biasa bagi saya,” seru Bartunkova.
Perbedaan pengalaman di antara kedua petenis sangat mencolok. Petenis yang memenangkan medali emas Olimpiade di Tokyo tahun 2021, Bencic belum kalah sejak Oktober musim lalu. di United Cup dua pekan lalu, ia tidak terkalahkan di laga nomor tunggal.
Sebaliknya, petenis berusia 19 tahun kalah di turnamen WTA level 125 awal bulan ini di Canberra setelah hanya memenangkan tiga game di babak pertama melawan Tatiana Prozorova.
Mantan petenis peringkat 10 besar untuk kategori junior mengalami peningkatan peringkat dari peringkat 537 dunia menjadi peringkat 126 dunia dalam satu musim terakhir dan belum pernah melakoni babak kualifikasi Grand Slam sebelum Australian Open 2026. Bencic merupakan petenis peringkat 20 besar pertama yang ia hadapi.
Namun, kemenangan tiga set petenis sang petenis belia di babak pertama Australian Open 2026 atas Daria Kasatkina mengisyaratkan lebih dari sekadar hasil yang terjadi sekali saja. Selama 2 jam 12 menit, ia mengulangi penampilan tenang lainnya ketika melawan petenis peringkat 10 besar.
“Permainan tenis saya tidak terduga,” aku Bartunkova musim lalu setelah lolos ke semifinal turnamen WTA untuk kali pertama dalam kariernya di Guadalajara.
“Saya memukul bola yang berbeda setiap kali sehingga lawan tidak tahu bola apa yang akan datang.”
Itulah yang dipelajari Bencic.
Petenis berkebangsaan Ceko menunjukkan berbagai macam pukulan dan menghasilkan 40 winner dari berbagai area lapangan. Ia menembakkan pukulan yang datar dan agresif menyusuri garis, mengkombinasikan drop shot dengan tepat waktu, dan secara konsisten berusaha menyelesaikan poin di dekat net. Ia memenangkan 17 dari 26 poin ketika maju ke depan dan menggunakan refleks cepat untuk mengulur waktu dari petenis unggulan kesepuluh.
“Gaya Federer, gaya Alcaraz,” jawab Bartunkova ketika ditanya tentang variasi yang ia bawa ke lapangan.
“Semua petenis lebih agresif, itulah inspirasi saya sejak kecil. Saya senang memainkan volley, drop shot, semuanya, karena saya tahu lawan tidak terlalu menyukainya. Jadi, itulah mengapa saya memainkannya!”
Kini melenggang ke babak ketiga Australian Open 2026, Bartunkova akan bertemu petenis unggulan ke-21, Elise Mertens yang membungkam petenis berkebangsaan Jepang, Moyuka Uchjima dengan 6-3, 6-1.
Pemenang pertandingan tersebut berpeluang bertemu petenis berkebangsaan Kazakhstan, Elena Rybakina atau petenis berkebangsaan Ceko, Tereza Valentova di babak keempat.
Petenis unggulan kelima, Rybakina mengalahkan petenis berkebangsaan Prancis, Varvara Gracheva dengan 7-5, 6-2, sedangkan Valentova berjuang keras menumbangkan rekan senegaranya, Linda Fruhvirtova dengan 7-5, 2-6, 6-3.
Artikel Tag: Australian Open 2026, Nikola Bartunkova, Belinda Bencic
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/nikola-bartunkova-sesumbar-permainannya-mirip-federer-dan-alcaraz
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini