Lleyton Hewitt Lihat Kekurangan Dalam Rencana Donasi Novak Djokovic

Penulis: Dian Megane
Sabtu 02 Mei 2020, 13:44 WIB
Lleyton Hewitt Lihat Kekurangan Dalam Rencana Donasi Novak Djokovic

Lleyton Hewitt

Berita Tenis: Mantan petenis peringkat 1 dunia, Lleyton Hewitt menjadi salah satu sosok teranyar yang menyuarakan pendapatnya tentang inisiatif yang mendesak para petenis top dunia untuk mendonasikan sejumlah uang demi membantu petenis yang peringkatnya lebih rendah.

Salah satu legenda tenis Australia, Hewitt menyatakan bahwa proposal yang digagas Djokovic merupakan subjek yang sensitif baginya ketika ia ditanya mengenai keadilan dari hal tersebut.

Djokovic yang merupakan presiden ATP Player Council, baru-baru ini merilis sebuah surat tentang bagaimana membantu secara finansial bagi mereka yang terpengaruh selama penangguhan turnamen. Dalam proposal tersebut, ia meminta petenis peringkat 100 besar dan petenis nomor ganda peringkat 20 besar untuk berkontribusi terhadap penggalangan dana tersebut. Jika semua melakukannya, diperkirakan dana yang terkumpul akan mencapai 1 juta dolar AS.

Namun, tidak semua petenis mendukung ide tersebut. Petenis peringkat 3 dunia, Dominic Thiem termasuk salah satu yang menentang ide tersebut dengan berpendapat bahwa ia tidak ingin berdonasi kepada sejumlah petenis yang tidak sepenuhnya berkomitmen dengan tenis.

Program bantuan dana tengah disiapkan bagi petenis yang berada di antara peringkat 250 – 700 yang tidak bisa mendapatkan penghasilan selama pandemi. Sudut pandang Thiem saat ini didukung oleh Hewitt.

“Saya mengenal Dominic dengan baik dan ia pada dasarnya mengatakan bahwa ia tidak memiliki masalah untuk mendonasikan sejumlah uang kepada organisasi tertentu yang saat ini benar-benar membutuhkan,” ungkap Hewitt kepada World Wide of Sport.

“Ia memiliki kendala dengan sejumlah petenis dengan peringkat lebih rendah yang tidak 100 persen berkomitmen dengan olahraga ini ataupun memaksimalkan kemampuan mereka.”

Lebih jauh lagi, kapten Davis Cup Australia, Hewitt percaya bahwa ada juga kekurangan dalam rencana Djokovic ketika meminta donasi kepada para petenis yang berada di paruh bawah peringkat 100 besar dengan merujuk kasus James Duckworth.

“Saya melihat seseorang yang bekerja sangat keras seperti James Duckworth,” tukas Hewitt.

“Dalam beberapa musim terakhir, ia melakukan segalanya demi memberikan peluang terbaik bagi dirinya untuk kembali memasuki peringkat 100 besar.”

“Saat ini, ia tidak mendapatkan penghasilan, tetapi ATP ingin ia berdonasi antara 5.000 atau 10.000 dolar bagi petenis di luar 100 besar. Saya pikir itu tidak tepat. “

Duckworth saat ini menghuni peringkat 83 dunia. Dengan proposal yang disodorkan Djokovic, ia diminta untuk berdonasi sebesar 5.000 dolar AS. Jumlah itu setara dengan 4 persen dari uang yang ia hasilkan pada musim 2020 (121.317 dolar AS).

Untuk perbandingan, Djokovic akan berdonasi 30.000 dolar AS, 0,7 persen dari penghasilannya musim ini (4.410.541 dolar AS).

Hal tersebut belum termasuk dana yang harus dikeluarkan untuk melakukan perjalanan, peralatan, akomodasi, dan membayar anggota dari tim masing-masing.

Secara keseluruhan dalam karier mereka, Duckworth telah menghasilkan 1,6 juta dolar AS. Sangat jauh berbeda dengan Djokovic yang penghasilannya mencapai 132 juta dolar AS.

Artikel Tag: Tenis, Lleyton Hewitt, Novak Djokovic, Dominic Thiem, James Duckworth

363  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini