Laslo Djere Sabet Gelar Kedua Dalam Kariernya Di Sardinia

Penulis: Dian Megane
Minggu 18 Okt 2020, 23:19 WIB
Laslo Djere kalahkan petenis tuan rumah di final Sardegna Open 2020

Laslo Djere dalam perjalanan memenangkan gelar Sardegna Open 2020

Berita Tenis: Laslo Djere menjadi petenis berkebangsaan Serbia ketiga yang memenangkan gelar turnamen ATP pada musim ini usai mengklaim gelar kedua dalam kariernya di Sardegna Open.

Petenis berusia 25 tahun bergabung dengan rekan senegaranya, Novak Djokovic (empat gelar) dan Miomir Kecmanovic (1 gelar) setelah memenangkan final Sardegna Open dengan hasil ketat 7-6, 7-5 atas petenis tuan rumah, Marco Cecchinato dalam waktu 2 jam 19 menit.

“Serbia saat ini memiliki beberapa petenis di peringkat 100 besar, hal yang tidak biasa, karena kami berasal dari negara kecil,” seru Djere.

“Mendapati lima petenis putra di peringkat 100 besar menjadi perasaan yang luar biasa dan memotivasi. Ketika anda melihat petenis lain menang, anda benar-benar percaya bahwa anda juga bisa melakukannya dan rivalitas juga muncul, tetapi dalam cara yang positif. Anda ingin menjadi lebih baik daripada petenis lain dan anda mendorong satu sama lain. Itu bagus.”

11 dari 13 kemenangan petenis peringkat 74 dunia yang ia klaim musim ini terjadi di turnamen clay-court. Sebelum ia melaju ke final Sardegna Open, ia lolos ke semifinal turnamen clay-court di Cordoba dan Kitzbuhel.

Dua gelar yang telah ia kantongi berasal dari turnamen clay-court setelah musim lalu ia menjadi juara Rio Open.

“Saya tumbuh besar di atas clay-court. Ketika saya masih anak-anak, saya paling banyak berlatih di clay-court. Hal itu menjadi hal yang alami bagi saya,” ungkap Djere.

“Gerakannya menjadi alami bagi saya. Lapangan itu sesuai dengan gaya permainan saya. Saya bermain dengan banyak topspin, terutama dengan forehand saya, jadi, saya bisa beradaptasi dengan benar-benar cepat di clay-court.”

Sementara itu, Cecchinato mengincar untuk menjadi petenis Italia pertama yang menjadi juara di turnamen yang digelar di rumahnya sendiri sejak Filippo Volandri pada musim 2006 di Palermo.

“Ketika anda kalah di final, itu momen yang cukup pahit, tetapi saya meninggalkan turnamen dengan begitu banyak hal positif, karena saya saat ini kembali ke peringkat 100 besar,” tutur Cecchinato.

“Saya sangat senang akan hal ini. Saya berusaha tetap fokus dengan permainan saya di sepanjang pertandingan dari poin pertama sampai poin terakhir. Ada begitu banyak hal positif dari beberapa pekan terakhir yang saya lalui.”

Dengan menjadi juara Sardegna Open, Djere berhak mendapatkan 13.320 Euro dan 250 poin, sedangkan Cecchinato mengantongi 11.130 Euro dan 150 poin.

Artikel Tag: Tenis, Sardegna Open, Laslo Djere, Marco Cecchinato

418  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini