Jannik Sinner Tak Bicarakan Tentang Tenis Saat Di Rumah

Penulis: Dian Megane
Kamis 25 Jun 2026, 21:11 WIB - 69 views
Jannik Sinner Tak Bicarakan Tentang Tenis Dengan Keluarganya Saat Di Rumah

Jannik Sinner [image: AP]

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Dalam karier seorang atlet, dukungan yang dibutuhkan, baik dari orang-orang terkasih maupun teman-teman, sangatlah penting, tidak terkecuali dengan Jannik Sinner.

Jika anda ingin menjadi tokoh penting dalam olahraga apa pun, anda perlu memiliki orang-orang yang tepat di sekitar anda yang dapat membimbing anda, memberi anda motivasi yang kuat, tetapi juga mengkritik bila perlu.

Petenis peringkat 1 dunia selalu mendapat dukungan dari orang tuanya di sepanjang kariernya, yang sering ia sebut sebagai hal terpenting dalam kariernya. Ia sering berbicara tentang keluarganya dengan penuh hormat setelah setiap turnamen besar, menyoroti mereka sebagai fondasi kesuksesan dan kerendahanhatinya.

Pesan paling terkenal yang disampaikan petenis berkebangsaan Italia kepada orang tuanya datang dari lapangan setelah memenangkan Australian Open, ketika ia secara terbuka berterima kasih kepada mereka atas kebebasan yang mereka berikan kepadanya selama masa pertumbuhannya.

“Saya berharap setiap orang bisa memiliki orang tua seperti orang tua saya karena mereka selalu membiarkan saya memilih apa pun yang saya inginkan. Saya juga menekuni olahraga lain dan mereka tidak pernah memberikan tekanan kepada saya. Saya berharap kebebasan ini bisa dinikmati oleh anak-anak muda lain,” ungkap Sinner.

Petenis berusia 24 tahun tidak pernah menyembunyikan pengorbanan yang dilakukan ibu dan ayahnya untuk membantunya membangun karier yang hebat. Meskipun mereka tahu bahwa pengorbanan seperti itu seringkali tidak menguntungkan, mereka ingin melakukan segala yang mereka bisa untuk mewujudkan keinginan putra mereka dan menjadi fondasi penting bagi kariernya.

Petenis yang telah mengoleksi empat gelar Grand Slam juga secara teratur menekankan bagaimana ibunya, yang bekerja sebagai pelayan, dan ayahnya, yang merupakan koki di sebuah penginapan pegunungan di Dolomites, menanamkan etos kerja dan kerendahan hati yang luar biasa padanya.

Ia sering menjelaskan bahwa meskipun terkenal dan berpenghasilan besar, orang tuanya tetap memilih untuk bekerja karena itu adalah gaya hidup mereka, yang membantunya tetap rendah hati.

Dalam salah satu wawancara teranyar, petenis peringkat 1 dunia itu ditanya pertanyaan menarik oleh seorang jurnalis.

"Bagaimana keluarga anda memutuskan apakah akan datang ke turnamen atau tidak? Apakah anda memiliki kepercayaan takhayul tentang mereka datang terlalu awal?" tanya jurnalis tersebut.

Petenis berkebangsaan Italia mengatakan bahwa ia tidak memiliki banyak kepercayaan takhayul dan mengatakan bahwa ia sebagian besar membuat keputusan yang terbaik untuk dirinya sendiri. Ia mengatakan bahwa keluarganya cenderung saling memberi ruang dan privasi serta tidak suka membicarakan tenis. Mereka fokus pada hal-hal lain di luar olahraga ini.

"Tidak, saya tidak punya. Saya rasa mereka hanya membiarkan saya sendiri agar saya bisa melakukan apa yang harus saya lakukan. Saya punya pekerjaan saya dan mereka punya pekerjaan mereka, anda tahu. Saya tahu apa yang terbaik untuk saya dan apa yang perlu saya lakukan. Mereka mengerti tenis, tentu saja, tetapi tidak sebanyak saya, karena mereka belum pernah bermain tenis [tertawa]."

“Begitulah cara kami berfungsi sebagai keluarga. Kami suka saling mendukung, tetapi kami juga saling memberi ruang. Dan ketika kami di rumah, kami tidak pernah membicarakan tenis, kami selalu membicarakan hal-hal lain."

Ia juga memisahkan secara ketat kehidupan profesional dari kehidupan pribadi, dan menjelaskan bahwa orang tuanya jarang bepergian bersamanya karena mereka menghargai kedamaian dan kehidupan sehari-hari mereka sendiri, yang ia konfirmasi dalam sebuah wawancara dengan Vogue.

"Mereka akan selalu tetap sama dan mereka memiliki rutinitas mereka sendiri, yang sangat saya hormati. Bagi saya, mereka adalah orang-orang terpenting dan kapan pun saya bisa, saya kembali kepada mereka,” ujar Sinner.

Juara Wimbledon musim 2025 telah lama memahami bahwa orang tuanya adalah pendukung terbesarnya atau lebih tepatnya satu-satunya pendukung sejati dalam hidupnya. Itulah mengapa ia sangat menghormati mereka, menyadari bahwa mereka telah bersamanya sejak usia dini dan merupakan satu-satunya yang sangat percaya bahwa ia akan membangun kisah hebat di dunia tenis dan menjadi bintang tenis.

Dalam wawancara mereka, orang tuanya sebagian besar menekankan bahwa Sinner selalu menjadi anak yang patuh, pribadi yang hebat, dan seseorang yang menghormati semua orang di sekitarnya.

Artikel Tag: wimbledon, jannik sinner

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/jannik-sinner-tak-bicarakan-tentang-tenis-saat-di-rumah
69
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini